PLTU Labuhan Angin Buka Lowongan Kerja Via Ordal?

- Redaktur

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Akun Tiktok Labuhan Angin yang mengungkapkan pernyataan MA yang mengakui dirinya masuk diurus keluarga. (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin disebut-sebut membuka lowongan pekerjaan melalui orang dalam (ordal).

Hal itu terungkap melalui postingan MA, seorang wanita yang diduga merupakan kekasih oknum Asisten Manager (Asmen) Bagian Pemeliharaan PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, Alen Suryotomo.

“Assalamualaikum wr wb. Halo semuanya, disini saya ingin klarifikasi tentang berita yang sudah beredar luas, bahwa berita itu tidak benar. Awal saya masuk (kerja) beberapa bulan lalu, ya benar saya dibantu oleh keluarga saya untuk bekerja disana, tapi tidak dibantu sama sekali oleh beliau,” kata MA dalam postingannya, usai video viral menyebut dirinya kekasih dari Asmen Bagian Pemeliharaan PLN Indonesia Power, Alen Suryotomo.

“Saya bahkan baru mengenal beliau setelah saya bekerja disana, dan tidak punya hubungan apa-apa, hanya sekedar kenal karyawan dan bos, juga berbeda divisi. Bakan tidak ada bukti apa apa yang menunjukkan saya memiliki hubungan spesial dengan beliau. Dan kasus ini juga sedang ditangani oleh pihak keluarga saya karena termasuk pencemaran nama baik. Saya memohon maaf untuk semua pihak yang dirugikan, terima kasih,” kicaunya.

Sementara itu, warga Mungkur, Kecamatan Tapian Nauli, yang merupakan warga disekitar PLTU Labuhan Angin, mengungkapkan kekecewaannya terhadap PLTU Labuhan Angin, karena sudah melakukan nepotisme dalam perekrutan tenaga kerja.

“Siapa itu MA?. Apa keahlian dia?. Kalau bekerja seperti yang dikerjakannya sekarang, kami juga bisa, kenapa lebih mendahulukan orang di luar Mungkur ini, dari pada kami masyarakat lokal,” kata Hutabarat.

“Atau apa kami masyarakat setempat ini harus menjadi pacar dari Manager atau Asisten Manager dulu baru bisa kerja disana? Tolong diberikan penjelasan soal itu. Agar kami tahu, bahwa PLTU Labuhan Angin ini buka lowongan kerja harus ada ordal,” lanjutnya dengan nada kecewa.

Hutabarat berharap, birokrasi bobrok di PLTU Labuhan Angin agar segera dibenahi, karena menjadi ketimpangan sosial bagi masyarakat setempat.

“Tidak menutup kemungkinan besok-besok kami akan menjadi penonton di negeri sendiri, yang bekerja orang luar, yang merupakan simpanan pimpinan nantinya. Seperti yang ada di video tiktok itu,” keluhnya.

Sebelumnya, Manager PT PLN Indonesia Power UBP Labuhan Angin, Henri Purba, membenarkan adanya video tersebut, namun pihaknya menyebutkan bahwa hal itu tidak benar adanya.

“Sejauh saya lihat dan ketahui tidak benar pak,” kata Henri kepada wartawan, Rabu (6/8/2025) melalui pesan Whatshap.

Disinggung soal penyataan MA, bahwa dirinya masuk karena diurus oleh keluarga sebagai orang dalam PLTU Labuhan Angin, Henri mengaku belum mengetahui hal itu.

“Maaf bang saya belum dapat info karena baru 1 minggu penugasan disini. Untuk komunikasi lanjut izin abg bisa ke bang Bongot Sinaga ya, Asisten Manager Administrasi saya yang udah lama penugasan disini,” jawabnya.

Ditanya soal siapa orang dalam yang memasukkan MA sebagai tenaga kerja, Henri enggan menjawab.

“Hari jumat sore kita ketemu ya bang, ngopi-ngopi sambi aku silaturahmi ke abang. Karena Jumat siang aku udah janji bertemu dengan bapak Masinton Pasaribu,” tulisnya.

Masuknya MA sebagai tenaga kerja di PLTU Labuhan Angin, ternyata berbanding terbalik dengan aksi blokade yang pernah dilakukan warga Lingkungan 3 Mungkur, Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Tapian Nauli, beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya saat itu, massa mendesak agar PLTU Labuhan Angin memperkerjakan warga lokal, bukan sebaliknya memperkerjakan orang diluar.

“Kita sudah sejak lama mengajukan agar dapat berkerja di PLTU Labuhan Angin, namun tak pernah di gubris,” ujar Rina Simanjutak saat aksi beberapa waktu lalu.

Facebook Comments Box

Penulis : Ali Akbar Zega

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”
Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64
Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil
Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:44 WIB

Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:19 WIB

Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:16 WIB

Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”

Berita Terbaru