Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Gudang penyimpanan barang di sebuah perusahaan minyak dan gas bumi (migas) di Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, pada Selasa (02/09/2025).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, terpantau asap hitam pekat membumbung tinggi dan disertai angin bertiup kencang, mengakibatkan api menjalar ke pemukiman warga.
Kebakaran gudang migas perusahaan berlokasi di samping permukiman warga, informasinya gudang migas yang berada di bagian belakang perusahaan tersebut, juga difungsikan sebagai Mess karyawan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Mulyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 13.20 WIB dan langsung menurunkan empat armada pemadam kebakaran ke lokasi.
“Objek yang terbakar adalah ban dan kasur, tapi letaknya di dalam kontainer,” kata Mulyadi.
Proses pemadaman sempat mengalami beberapa kesulitan, diantaranya akses masuk ke kontainer yang sempit dan asap tebal, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi juga menyita waktu.
“Kesulitannya sumber air dan tumpukan ban yang ada di dalam kontainer,” ungkap Mulyadi.
Dalam waktu sekitar satu jam dengan 15 personel pemadam kebakaran dikerahkan, api berhasil dijinakkan dan dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
“Sekitar satu jam proses pemadaman dan langsung proses pendinginan agar api tidak muncul kembali,” terang Mulyadi.
Atas peristiwa ini, Mulyadi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, karena dapat memicu potensi kebakaran. Ditambah kini tengah musim pancaroba dan angin kencang kerap melanda beberapa wilayah Kabupaten Bekasi.
“Sekarang kita sedang dalam musim pancaroba. Kami menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah dan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” himbaunya.
Komandan Regu Dinas Damkar Kabupaten Bekasi, Rahmat mengungkapkan, saat kejadian, beberapa karyawan masih berada di dalam perusahaan.
Setelah mereka keluar, baru sadar ada kebakaran dan langsung menghubungi kami (Damkar),” ungkapnya.
Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik,” jelasnya.
Penulis : Asep
Editor : Priyatna








