Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Perayaan Partangiangan ke-70 Parsadaan Borsak Mangatasi Nababan Boru, Bere/Ibebere se-Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) berlangsung penuh sukacita dan kekeluargaan. Dalam acara yang menandai kedewasaan dan kebersamaan marga tersebut, Bupati Humbahas, Dr Oloan Paniaran Nababan SH., MH menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus menitipkan tiga pesan penting yang bersifat strategis bagi kemajuan daerah.
Mengawali sambutannya, Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH beserta menekankan bahwa perayaan ulang tahun ke-70 Partangiangan ini adalah bukti nyata keberadaan dan eksistensi rumpun keluarga besar Borsak Mangatasi Nababan. Angka 70, menurutnya, melambangkan kedewasaan, kegenapan, dan tonggak perjalanan yang diberkati, sejalan dengan nilai kerukunan yang tertulis dalam Mazmur 133:1, “Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!”
“Perayaan ini adalah momentum kebangkitan baru, bukan hanya mengenang sejarah, tetapi melangkah ke depan dengan semangat baru,” ujar Oloan.

Tiga Pilar Kontribusi untuk Humbahas
Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH beserta menitipkan tiga mandat utama yang diharapkan dapat diwujudkan oleh seluruh keturunan Borsak Mangatasi Nababan.
Pertama, Fokus pada Pembangunan Generasi Unggul. Bupati meminta agar acara Partangiangan dijadikan sebagai wadah pembinaan moral dan karakter yang dapat melahirkan generasi muda unggul, rajin belajar, dan siap bersaing di masa depan.
Kedua, Dorongan terhadap Peningkatan Ekonomi Rakyat. Rumpun Borsak Mangatasi Nababan didorong untuk berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya dengan mendorong sektor-sektor produktif seperti pertanian, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan usaha produktif lainnya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Humbahas.
Ketiga, Menjadi Teladan Masyarakat.

Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH.,MH beserta mengajak seluruh anggota keluarga besar ini untuk selalu mengedepankan sikap rendah hati, peduli, inspiratif, dan menjadi teladan yang baik bagi seluruh masyarakat Humbang Hasundutan.
Secara keseluruhan, Bupati menyimpulkan bahwa persatuan dan kasih yang dirayakan pada hari ini—yaitu persaudaraan yang rukun dan kebersamaan yang tulus—tidak hanya harus hidup di internal keluarga besar Nababan, tetapi juga wajib menjadi berkat bagi masyarakat sekitar di mana pun mereka berada.
Di akhir pidatonya, atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH., MH menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pengurus Borsak Mangatasi Nababan Boru/Bere/Ibebere se-Kabupaten Humbahas atas terselenggaranya perayaan Partangiangan yang penuh makna ini.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna







