Foto : Wakil Bupati Tapteng saat meninjau pelaksanaan operasi katarak di RSUD Pandan, Sabtu (18/10/2025). (Sangkakala 6/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 8
Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe di RSUD Pandan.
Bakti sosial operasi katarak gratis bertajuk “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” ini, dilaksanakan di RSUD Pandan dari tanggal 18 hingga 19 Oktober 2025.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berkesinambungan, untuk membantu masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata Mahmud.
Mahmud menyebutkan, dengan bakti sosial operasi katarak gratis yang dilaksanakan Agincourt Resources, masyarakat tidak lagi menunggu kapan operasi katarak gratis dilaksanakan.
“Kami sangat bersyukur, mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” timpal Mahmud.
Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah mengatakan, untuk Tapteng, operasi katarak gratis bertajuk “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia”, baru pertama kali digelar.
“Kita menargetkan 150 mata katarak selama dua hari kegiatan,” sebut Chaterine.
Dituturkan, program operasi katarak gratis merupakan kontribusi nyata perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki akses terbatas.
Melalui operasi katarak, perusahaan ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya, sehingga dapat produktif dan mandiri, juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan komunitas di sekitarnya.
“Tahun ini kita kembali menggandeng RS Mata Mencirim 77 Medan yang telah berpengalaman melakukan operasi katarak,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan, dr Syarifuddin memaparkan, katarak ditandai sejumlah gejala, seperti pandangan samar, ukuran kacamata kerap berubah, sulit melihat jelas pada malam hari, hingga muncul lingkaran cahaya ketika melihat sumber cahaya.
Pekerjaan yang sering terpapar sinar matahari juga meningkatkan risiko katarak. Pasien biasanya juga merasakan warna yang terlihat pudar serta objek yang tampak ganda.
“Untuk operasi katarak, kami menggunakan teknik manual small incision cataract surgery. Waktunya singkat sekitar 10 sampai 15 menit. Masa pemulihan umumnya sekitar 1 bulan,” ungkapnya.
Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Tapteng Lisnawati Panjaitan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tambang Emas Martabe, yang telah menunjukkan kepedulian dan perhatian terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekedar operasi mata, tetapi sebuah perjalanan kemanusiaan membantu saudara-saudara kita kembali menatap terang, melihat senyum keluarga dan menikmati indahnya ciptaan Tuhan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut adalah bukti bahwa ketika dunia usaha, pemerintah dan masyarakat bergandeng tangan, sehingga kebaikan besar akan terwujud.
“Kepada Direktur RSUD Pandan dan jajaran, para tenaga medis dan panitia, terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya. Semoga semua proses berjalan lancar, sukses dan membawa kesembuhan,” tandasnya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








