Foto : Penyerahan sertifikat rumah kepada keluarga korban isu begu ganjang, Kamis (30/102025). (Sangkakala 7/ist).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Pernyataan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, yang akan membantu memberikan rumah kepada keluarga korban isu begu ganjang, tidak hanya sekedar omon-omon.
Terbukti, Kamis (30/10/2025), diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Johannes Hanzen Saruksuk, Masinton menyerahkan secara simbolis bantuan untuk pembelian rumah.
Walaupun kisah getir itu masih membekas dalam hati, rasa haru dan sukacita menyelimuti hati Masnida Sihotang dan keluarga usai menerima bantuan dari Bupati Tapteng.
Masnida Sihotang merupakan istri dari korban meninggal akibat isu begu ganjang di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, beberapa waktu lalu.
Sebuah rumah dan tanah seluas 10×30 meter, yang terletak di Lingkungan 2 Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, menjadi milik Masnida Sihotang dan keluarga. Pemberian secara simbolis ditandai dengan penyerahan sertifikat tanah.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Johannes Hanzen Saruksuk menyebutkan, seyogianya surat sertifikat telah diselesaikan pada 16 Oktober 2025 lalu. Rencananya diberikan langsung Bupati Tapteng. Namun jadwal kerja Bupati di luar kota masih padat, pihaknya diamanahkan untuk penyerahan rumah tersebut.
“Bantuan pembelian rumah ini merupakan sebagai wujud kepedulian Bupati Tapteng, atas musibah yang menimpa keluarga Masnida Sihotang,” katanya.
Ia berharap, Masnida Sihotang beserta keluarga tabah dalam menghadapi musibah tersebut, dan cepat bangkit untuk menjalani kehidupan kedepannya.
“Pemkab Tapteng akan selalu hadir untuk melakukan pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat yang mendapatkan musibah,” tegasnya.
Masnida Sihotang, istri Alm RP (53) korban meninggal akibat isu begu ganjang, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapteng yang telah membantu pembangunan satu unit rumah bagi keluarganya.
“Terima kasih, kami telah memperoleh sebuah rumah, semoga Bupati Tapteng diberikan umur panjang,” ucap Masnida dengan berurai air mata.
Lakukan Trauma Healing
Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan mengatakan, pihaknya telah memberikan pemulihan trauma kepada seluruh keluarga korban tragedi mengenaskan itu.
Ia menyebutkan, kondisi Masnida Sihotang beserta seluruh keluarga sudah membaik, dan telah dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan berbaur dengan masyarakat.
“Pasca kejadian, kami intensif melakukan monitoring evaluasi dan memberikan trauma healing,” sebut Lisna.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna







