Waspada Melintas di Jembatan Gantung Desa Adian Torop, Maut Mengintai

- Redaktur

Jumat, 7 November 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Labura, Sumut || Sangkakala 7
Jembatan gantung penyebrangan yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, kini kondisinya mengalami rusak berat dan terancam putus.

Ironisnya, jembatan gantung penghubung antar desa tersebut sudah memakan korban.

Jembatan gantung yang dibangun diatas sungai aek natas di Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas dari Sumber Dana APBD Propinsi Sumatera Utara, kini kondisi jembatan gantung tersebut rusak berat.

Karena kurangnya perawatan, akibatnya lantai jembatan gantung yang terbuat dari plat besi maupun pagar pengaman, sudah banyak yang lepas dan rusak berkarat dimakan usia.

Jembatan gantung yang berdampingan dengan jembatan lintasan kereta api, merupakan salah satu akses utama menghubung dua desa, kondisinya kini sangat mengkhawatirkan, selain mengancam keselamatan pengguna jalan saat melintasi, kondisi jembatan tersebut juga terancam putus.

Salah seorang warga pengguna jembatan Andra mengatakan, dia merasa cemas setiap saat melintasi jembatan tersebut, karena lantai jembatan sudah banyak yang lepas dan berlobang, meskipun masyarakat setempat sudah berupaya memperbaikinya, namun tidak bertahan lama dan hanya hitungan beberapa pekan jembatan tersebut kembali rusak.

Sementara itu salah seorang warga setempat Herman menjelaskan, bahwa jembatan tersebut sudah lama rusak dan telah memakan korban kecelakaan manusia yang mengalami luka cacat, serta merusak kenderaan roda dua.

Warga berharap agar Gubernur Sumatera Utara secepatnya memperbaiki jembatan gantung yang menghubungkan dua desa tersebut, harap Herman warga setempat.

Facebook Comments Box

Penulis : Surya Dharma

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru