Ruangan Camat Cikarang Barat Dimasuki Orang Tak Dikenal, Diduga Mencari Dokumen Arsip

- Redaktur

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Kantor Kecamatan Cikarang Barat mendadak jadi gunjingan usai ruangan Camat, ruangan Sekretaris Camat, ruang Kasi Pemerintahan dan ruangan Umpeg, dimasuki orang tak dikenal pada Rabu (3 Desember 2025) malam.

Kejadian itu terkuak saat pegawai masuk kerja pada Kamis 04 Desember 2025 pagi, menemukan beberapa ruang kerja Kecamatan Cikarang Barat dalam kondisi tidak normal, pintu tidak terkunci.

Tak hanya itu, sebuah handphone milik pemerintah yang digunakan untuk absensi raib dari ruang Urusan Umum dan Pegawai (Umpeg). Namun, yang jadi sorotan dimana tanggung jawab petugas keamanan dan apakah ada kunci ruangan yang sudah digandakan ?

“Saat kejadian, memang ada petugas jaga dari Satpol PP Trantib. Dua orang Dharma dan Asep dan saya ada diluar sampai jam 05 bersama rekan kepolisian,” ujar Memet, anggota Satpol PP Cikarang Barat saat dikonfirmasi, senin (8/12/2025).

Namun, ia membantah kantor itu dibobol. “Itu tidak dibobol. Pakai kunci. Kalau dibobol kan rusak,” katanya,

Kepala Seksi (Kasi) Satpol PP Kecamatan Cikarang Barat, Esso Juarsa, membenarkan kejadian tersebut. Namun, menurutnya, Camat Cikarang Barat tidak ingin memperkarakan kasus ini.

“Pa Camat nggak ada yang hilang di ruangannya. Jadi beliau memutuskan tidak perlu dilaporkan,” kata Esso.

Ketika media menanyakan laporan hilangnya HP dari ruang lain, Esso hanya menjawab, “Mungkin itu di ruangan yang lain.”

Pernyataan itu dikuatkan oleh bawahannya, Memet, yang menyebut jika korban tidak melapor ke polisi, maka tidak ada masalah. “Saya sering main dengan polisi, saya paham prosesnya. Kalau nggak ada laporan, ya nggak usah dibikin BAP. Anggap saja tidak ada masalah,” ujarnya.

Fakta lain yang memperparah adalah sistem CCTV kantor yang sedang mati total saat kejadian. “Iya, CCTV mati,” kata Esso singkat.

Respon masyarakat Hary mengatakan, bagaimana kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh ketertiban, justru memiliki sistem keamanan yang begitu rentan? Apakah fungsi piket dan penjagaan malam hanya formalitas belaka?.

Masyarakat pun mulai mempertanyakan, jika ruang camat saja bisa dengan mudah dimasuki orang tak dikenal di tengah penjagaan, bagaimana dengan keamanan data dan aset publik lainnya di kantor itu?.

Facebook Comments Box

Penulis : Asp

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”
Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64
Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil
Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai
Emak-emak di Kayumanis Tolak Wilayahnya Jadi Tempat Pengolahan Sampah
Hujan Deras, Sungai Cisindangbarang Meluap hingga Genangi Perkebunan Warga di Laladon
Berita ini 36 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:19 WIB

Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:16 WIB

Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:32 WIB

Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:44 WIB

Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Toba Tekankan Peran Adat dan Budaya Wujudkan Toba Mantap 2029

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29 WIB