Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Kantor Kecamatan Cikarang Barat mendadak jadi gunjingan usai ruangan Camat, ruangan Sekretaris Camat, ruang Kasi Pemerintahan dan ruangan Umpeg, dimasuki orang tak dikenal pada Rabu (3 Desember 2025) malam.
Kejadian itu terkuak saat pegawai masuk kerja pada Kamis 04 Desember 2025 pagi, menemukan beberapa ruang kerja Kecamatan Cikarang Barat dalam kondisi tidak normal, pintu tidak terkunci.
Tak hanya itu, sebuah handphone milik pemerintah yang digunakan untuk absensi raib dari ruang Urusan Umum dan Pegawai (Umpeg). Namun, yang jadi sorotan dimana tanggung jawab petugas keamanan dan apakah ada kunci ruangan yang sudah digandakan ?
“Saat kejadian, memang ada petugas jaga dari Satpol PP Trantib. Dua orang Dharma dan Asep dan saya ada diluar sampai jam 05 bersama rekan kepolisian,” ujar Memet, anggota Satpol PP Cikarang Barat saat dikonfirmasi, senin (8/12/2025).
Namun, ia membantah kantor itu dibobol. “Itu tidak dibobol. Pakai kunci. Kalau dibobol kan rusak,” katanya,
Kepala Seksi (Kasi) Satpol PP Kecamatan Cikarang Barat, Esso Juarsa, membenarkan kejadian tersebut. Namun, menurutnya, Camat Cikarang Barat tidak ingin memperkarakan kasus ini.
“Pa Camat nggak ada yang hilang di ruangannya. Jadi beliau memutuskan tidak perlu dilaporkan,” kata Esso.
Ketika media menanyakan laporan hilangnya HP dari ruang lain, Esso hanya menjawab, “Mungkin itu di ruangan yang lain.”
Pernyataan itu dikuatkan oleh bawahannya, Memet, yang menyebut jika korban tidak melapor ke polisi, maka tidak ada masalah. “Saya sering main dengan polisi, saya paham prosesnya. Kalau nggak ada laporan, ya nggak usah dibikin BAP. Anggap saja tidak ada masalah,” ujarnya.
Fakta lain yang memperparah adalah sistem CCTV kantor yang sedang mati total saat kejadian. “Iya, CCTV mati,” kata Esso singkat.
Respon masyarakat Hary mengatakan, bagaimana kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh ketertiban, justru memiliki sistem keamanan yang begitu rentan? Apakah fungsi piket dan penjagaan malam hanya formalitas belaka?.
Masyarakat pun mulai mempertanyakan, jika ruang camat saja bisa dengan mudah dimasuki orang tak dikenal di tengah penjagaan, bagaimana dengan keamanan data dan aset publik lainnya di kantor itu?.
Penulis : Asp
Editor : Priyatna








