Koperasi Desa Merah Putih Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa yang Mandiri dan Berkelanjutan

- Redaktur

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donggala, Sulteng || Sangkakala 7
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) adalah Program Nasional Presiden RI H. Prabowo Subianto, yang di rancang untuk menjadikan Koperasi Desa sebagai pusat kegiatan ekonomi multifungsi.

Kades Masaingi Slamet mengatakan, setiap Koperasi Desa tidak hanya berperan sebagai tempat simpan pinjam, tetapi juga dapat mengelola kios pangan, apotik desa, layanan logistik, hingga klinik Kesehatan, kata Kades di lokasi Pembangunan Gedung KDMP, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Kades Masaingi menegaskan, Pembangunan Fisik KDMP adalah pembangunan infrastruktur fisik yang mencakup gerai toko, gudang, kantor, Klinik, dan sarana pendukung lainnya sebagai pusat ekonomi kerakyatan khususnya di Desa Masaingi, tegasnya.

” Tujuan pembangunan KDMP Desa Masaingi menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, mengelola logistik dan pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Pendanaan melalui skema pusat (Kementerian Keuangan, Himbara) tanpa beban modal awal bagi desa, dengan pengembalian bertahap dari Dana Desa. Target membangun 80.000 gerai KDMP di Seluruh Indonesia dengan target fisik selesai bertahap, Misal, Maret 2026.

Kemudian kata Kades Masaingi, Slamet, adanya dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) sangat berkaitan erat dengan penguatan Ketahanan pangan dengan cara memanfaatkan pangan lokal, menggerakkan ekonomi desa (petani dan UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta memastikan, gizi anak terpenuhi, sekaligus mencegah stunting dan menjadi bagian dari strategi nasional investasi kesehatan masa depan bangsa, di bawah payung Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan standard gizi, higienitas, dan keamanan Pangan, terutama di Desa Masaingi, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, lugas Kades Masaingi Slamet.

Kades Masaingi Slamet menambahkan, ada pembenahan pembangunan dapur SPPG Desa Masaingi sekitar 50 Meter jarak dengan pembangunan KDMP, kata Kades Masaingi.

Hal yang sama, Danramil 1306 – 12/ Sindue, Lettu Inf Aspar Potoringgi, melalui Babinsa Masaingi Kopda Adin Ekoprasetyo mengatakan, harapan masyarakat tentang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa, mencipta lapangan kerja, memutus rantai rentenir, dan menjadi alat pemerataan ekonomi melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, permodalan serta pengembangan sektor ekonomi lokal, yang pada akhirnya berujung pada kemajuan desa dan penurunan angka kemiskinan, ujar Kopda Adin Ekoprasetyo.

Olehnya harapan Babinsa Masaingi terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP) adalah agar Koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengelola potensi lokal secara profesional (Sembako, Simpan Pinjam, Pertanian), memutus mata rantai distribusi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional dengan membangun sinergi kuat antara TNI, Pemerintah desa, dan warga melalui gotong royong.

Babinsa terlibat mendampingi dan mengawasi proses pembangunan fisik fasilitas Koperasi, seperti gerai atau Klinik, untuk memastikannya berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana, tegas Babinsa Masaingi Kopda Adin Ekoprasetyo.

Salah satu kepala tukang pembangunan dapur MBG yang tidak bersedia disebut identitasnya menerangkan, pembangunan ini hanya merenovasi tempat ruang dapur bergizi dan ruang lainnya, dan kami target kurang lebih 1 bulan, adapun pekerja tukang dari desa lokal saja yakni Desa Masaingi, tuturnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fitri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:27 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB

MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:37 WIB

Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor

Selasa, 28 April 2026 - 18:23 WIB

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Berita Terbaru