Dugaan Percakapan Tidak Pantas Libatkan Pimpinan RSUD di Brebes, Warganet Desak Aparat Turun Tangan

- Redaktur

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES, JATENG || Sangkakala 7
Unggahan di grup Facebook Info Warga Brebes memicu kehebohan setelah akun bernama Prabu Prabu membagikan informasi terkait dugaan percakapan tidak pantas yang diduga melibatkan seorang pimpinan di salah satu RSUD di Brebes dengan seorang Bidan di puskesmas wilayah Brebes. Selasa (16/12/2025),

Percakapan yang beredar bukan hanya bernada pribadi, tetapi juga mengandung unsur seksual, tekanan psikologis, hingga dugaan ancaman penyebaran video pribadi. Unggahan tersebut menyebut bahwa tenaga kesehatan seharusnya dilindungi, bukan ditekan oleh pihak yang memiliki jabatan.

Potongan percakapan WhatsApp yang dibagikan memperlihatkan adanya kalimat bernada vulgar dan tidak profesional. Hal ini menimbulkan keresahan publik, terutama karena pihak yang diduga terlibat merupakan pejabat publik di sektor kesehatan.

Reaksi warganet pun bermunculan. Akun Jewong Rasa menuliskan komentar bernada kecewa:
“Ko jorok ya orang berpendidikan segitunya.”

Sementara itu, akun Kun Faya Kun menekankan pentingnya kejelasan informasi sebelum disebarkan:
“Kalau mosting sesuatu harus jelas. Dan harus bisa dipertanggungjawabkan. Agar mudah dan gampang ketika ditindaklanjutinya… Kalau emang bener, kita laporkan kepada yang berwajib. Begitu juga kepada yang bersangkutan.”

Diketahui, unggahan tersebut sudah dibagikan belasan kali, termasuk oleh Prabu Prabu sendiri ke sejumlah grup Facebook lainnya. Postingan itu juga telah dikomentari puluhan akun dan mendapatkan lebih dari 100 tanda suka, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun aparat penegak hukum. Publik berharap agar kasus ini segera diperiksa untuk menjaga integritas layanan kesehatan dan memastikan perlindungan bagi tenaga medis.

Facebook Comments Box

Penulis : Tim

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:41 WIB

Pendidikan

Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:38 WIB