Dinas PUPR Terjunkan 3 Unit Alat Berat Tangani Longsor di Kecamatan Silaen

- Redaktur

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Toba, Sumut || Sangkakala 7
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba menyebabkan terjadinya longsor di tiga titik berbeda. Lokasi tanah longsor yang berada di Desa Parsambilan, Desa Pardomuan dan Desa Ombur, pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, Rabu (17/12/2025).

Longsor pertama terjadi di Desa Parsambilan pada Selasa (malam) sekitar pukul 20.00 WIB. Tembok tanah sepanjang kurang lebih 30 meter runtuh ke badan jalan. Walau longsor menutupi sebagian ruas jalan, kendaraan masih dapat melintas karena hanya separuh badan jalan yang terdampak.

Untuk mengendalikan situasi dan menormalkan arus lalu lintas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba menurunkan satu unit excavator di lokasi tersebut.

Longsor kedua terjadi di ruas Jalan Silimbat–Parsoburan, tepatnya di kawasan Panatapan, Desa Ombur, pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi badan jalan, bahkan sebagian jalan terbelah dan runtuh ke arah jurang di sisi kanan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter. Kondisi ini sempat menghambat arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Longsor ketiga berada di Bulu Silape Desa Pardomuan, setelah alat berat selesai bekerja di Bulu Silape kemudian dilanjut ke Desa Parsambilan.

Menanggapi tiga kejadian tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Toba bergerak cepat. Seksianton Hutabarat dari Dinas PUPR Kabupaten Toba saat ditemui di lokasi menyampaikan, bahwa tim PUPR bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, telah tiba di lokasi sebelum pukul 02.00 WIB dini hari.

“Begitu menerima laporan berupa foto dan titik lokasi longsor dari masyarakat sekitar pukul 01.00 WIB, tim langsung mempersiapkan alat berat untuk diterjunkan ke lokasi,” ujar Seksianton Hutabarat.

Untuk penanganan longsor di Desa Ombur, Dinas PUPR Kabupaten Toba menurunkan dua unit alat berat, yakni excavator dan backhoe loader, guna membersihkan material longsor dan melakukan penanganan darurat. Namun, proses pengerjaan sempat mengalami sedikit keterlambatan karena diperlukan izin dari pemilik lahan warga untuk menarik tanah longsoran agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan aman.

Camat Silaen, Tumpal Panjaitan, yang turut meninjau lokasi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Toba.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Silaen, pemerintah desa se-Kecamatan Silaen, serta seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Dinas PUPR, gerak cepat dan penanganan yang baik dalam memperbaiki jalan longsor di Desa Ombur dan Parsambilan,” ungkapnya.

Saat ini, arus lalu lintas di kedua lokasi berangsur normal. Meski demikian, para pengendara diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati karena kondisi jalan masih licin serta terdapat sisa material longsor yang masih labil. Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.

Pemerintah daerah bersama aparat desa terus melakukan pemantauan di lokasi rawan bencana serta mengingatkan warga untuk segera melapor jika terjadi tanda-tanda pergerakan tanah.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:41 WIB

Pendidikan

Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:38 WIB