Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Fenomena pengamen yang beraksi di dalam angkutan kota (angkot) di Kota Bogor kembali marak dalam beberapa waktu terakhir. Keberadaan para pengamen ini kerap menghiasi perjalanan penumpang, namun tidak sedikit warga yang mengaku merasa kurang nyaman, Jumat, 19/12/2025.
Pantauan di sejumlah trayek angkot, pengamen naik secara bergantian dan menyanyikan lagu di dalam kendaraan yang sedang melaju. Kondisi angkot yang sempit membuat sebagian penumpang merasa terganggu, terlebih saat jam sibuk ketika angkot dipenuhi penumpang.
“Sekarang hampir setiap naik angkot pasti ada pengamen. Kalau satu orang masih wajar, tapi kadang bisa bergantian beberapa kali dalam satu perjalanan,” ujar Siti (35), warga Sindangbarang.
Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, sebagian penumpang juga menilai keberadaan pengamen di dalam angkot dapat mengganggu keselamatan. Pengamen yang duduk dipintu angkot saat kendaraan melaju dinilai berisiko, baik bagi diri mereka sendiri maupun penumpang lain.
Di sisi lain, beberapa sopir angkot mengaku sulit melarang pengamen naik karena khawatir terjadi keributan. “Kami juga serba salah. Kalau ditegur, kadang mereka tidak terima,” ungkap seorang sopir angkot yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap adanya perhatian dan penertiban dari pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP dan aparat keamanan, agar kenyamanan dan keselamatan penumpang angkot tetap terjaga. Warga juga meminta solusi yang manusiawi bagi para pengamen, seperti pembinaan atau penyaluran ke kegiatan yang lebih positif.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan maraknya pengamen di dalam angkot di Kota Bogor.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna







