Sejarah Gedung Balai Kota Bogor, Warisan Arsitektur Belanda yang Kini Jadi Kantor Wali Kota ‎

- Redaktur

Senin, 29 Desember 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Jawa Barat || Sangkakala 7
Gedung Balai Kota Bogor yang saat ini difungsikan sebagai kantor Wali Kota Bogor memiliki sejarah panjang sejak masa pemerintahan kolonial Belanda. Bangunan bersejarah ini menjadi saksi perkembangan Kota Bogor dari era kolonial hingga masa pemerintahan modern. Minggu, 28/12/2025.

‎Gedung tersebut dibangun pada awal abad ke-20 oleh pemerintah Hindia Belanda dan dikenal dengan nama Gemeentehuis van Buitenzorg. Pada masa itu, Bogor masih bernama Buitenzorg dan menjadi salah satu kota penting karena kedekatannya dengan Batavia serta keberadaan Istana Bogor sebagai tempat peristirahatan Gubernur Jenderal Belanda.

‎Balai kota ini berfungsi sebagai pusat administrasi pemerintahan kolonial tingkat kota. Dari gedung inilah berbagai kebijakan lokal dikeluarkan, termasuk pengelolaan tata kota, pelayanan publik, dan pengaturan wilayah Buitenzorg.

‎Arsitekturnya mengusung gaya Indische Empire, ciri khas bangunan kolonial Belanda, dengan pilar-pilar besar, langit-langit tinggi, serta tata ruang yang dirancang untuk menyesuaikan iklim tropis.

‎Setelah Indonesia merdeka, fungsi gedung Balai Kota Bogor tidak berubah secara signifikan. Bangunan ini kemudian digunakan oleh Pemerintah Kota Bogor sebagai pusat pemerintahan dan hingga kini menjadi kantor resmi Wali Kota Bogor. Meski telah mengalami beberapa renovasi untuk menyesuaikan kebutuhan zaman, bentuk asli dan nilai historis bangunan tetap dipertahankan.

‎Keberadaan gedung Balai Kota Bogor bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi simbol perjalanan sejarah kota hujan. Bangunan ini mengingatkan masyarakat akan masa kolonial sekaligus menjadi bukti transformasi Bogor menuju kota yang berdaulat dan berkembang.

‎Pemerintah Kota Bogor terus berupaya menjaga dan merawat gedung bersejarah tersebut sebagai bagian dari cagar budaya, agar nilai sejarahnya dapat terus dikenang dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babakti Tugu Kujang Meriahkan HJB ke-544, Budiman Sudjatmiko Beri Penghargaan Insan Budaya Bogor
Sejarah Setu Cikaret Cibinong, Danau Legendaris di Dekat Kantor Pemda Kabupaten Bogor
Sukabumi Tak Masuk Rute Karnaval Binokasih 2026, Ini Penjelasannya
Situs Batu Keraton di Puncak Cisarua, Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Balik Keindahan Alam
Museum dan Monumen PETA Bogor, Jejak Awal Lahirnya Prajurit TNI
Jejak Peradaban Pajajaran di Lereng Gunung Salak, Warisan Spiritual Leluhur Sunda
Jejak Perjuangan Pertempuran Bojong Kokosan: Inspirasi Abadi untuk Generasi Muda
Dari Kebun Singkong ke Panggung Dunia: Jejak Sejarah Stadion Pakansari
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:35 WIB

Babakti Tugu Kujang Meriahkan HJB ke-544, Budiman Sudjatmiko Beri Penghargaan Insan Budaya Bogor

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:04 WIB

Sejarah Setu Cikaret Cibinong, Danau Legendaris di Dekat Kantor Pemda Kabupaten Bogor

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:48 WIB

Sukabumi Tak Masuk Rute Karnaval Binokasih 2026, Ini Penjelasannya

Kamis, 30 April 2026 - 17:20 WIB

Situs Batu Keraton di Puncak Cisarua, Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Balik Keindahan Alam

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:22 WIB

Museum dan Monumen PETA Bogor, Jejak Awal Lahirnya Prajurit TNI

Berita Terbaru