Jejak Peradaban Pajajaran di Lereng Gunung Salak, Warisan Spiritual Leluhur Sunda

- Redaktur

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Kerajaan Pajajaran yang pernah berjaya di tanah Sunda diyakini berpusat di Pakuan Pajajaran, yang kini berada di wilayah Kota Bogor. Kawasan ini tidak hanya menyimpan jejak sejarah kerajaan, tetapi juga menyimpan warisan peradaban jauh lebih tua yang diyakini berasal dari masa prasejarah. Kamis, 26/03/2026.

‎Terletak di lereng kaki Gunung Salak, wilayah ini dikenal memiliki situs megalitikum berupa punden berundak—struktur batu bertingkat yang tersusun secara sakral. Ciri khasnya adalah batu-batuan runcing dan pipih yang disusun dengan pola tertentu, yang mencerminkan nilai spiritual tinggi masyarakat masa lalu.

‎Sejumlah kalangan meyakini bahwa situs ini merupakan peninggalan nenek moyang leluhur Sunda, bahkan dipercaya menjadi tempat ibadah dan meditasi para raja Pajajaran, termasuk Sri Baduga Maharaja yang dikenal luas dalam sejarah sebagai pemimpin besar kerajaan tersebut.

‎Lebih dari sekadar situs arkeologi, kawasan ini juga menyimpan nilai kepercayaan kuno. Leluhur Sunda diyakini memiliki akar dari rumpun Austronesia, yang dalam narasi tradisional sering dikaitkan dengan manusia purba seperti Homo erectus.

‎Dalam praktik spiritualnya, masyarakat Sunda kuno tidak sepenuhnya menganut animisme, melainkan kepercayaan yang dikenal sebagai Kapitayan. Ajaran ini diyakini telah ada jauh sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha maupun agama-agama besar lainnya di Nusantara, dengan fokus pada pemujaan terhadap kekuatan tertinggi yang tidak berwujud.

‎Hingga kini, kepercayaan tersebut masih terjaga dalam tradisi masyarakat adat, salah satunya di kalangan Suku Kanekes. Mereka meyakini bahwa Arca Domas merupakan tempat turunnya nenek moyang atau entitas tertinggi yang dihormati dalam sistem kepercayaan mereka.

‎Keberadaan situs-situs ini menjadi pengingat penting akan panjangnya sejarah peradaban di tanah Sunda. Selain memiliki nilai arkeologis, kawasan tersebut juga menjadi simbol identitas budaya dan spiritual masyarakat yang masih lestari hingga saat ini.

‎Para pemerhati budaya dan sejarah pun mendorong agar kawasan ini mendapat perhatian lebih, baik dari sisi pelestarian maupun penelitian ilmiah, guna mengungkap lebih dalam jejak peradaban kuno yang masih menyimpan banyak misteri.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babakti Tugu Kujang Meriahkan HJB ke-544, Budiman Sudjatmiko Beri Penghargaan Insan Budaya Bogor
Sejarah Setu Cikaret Cibinong, Danau Legendaris di Dekat Kantor Pemda Kabupaten Bogor
Sukabumi Tak Masuk Rute Karnaval Binokasih 2026, Ini Penjelasannya
Situs Batu Keraton di Puncak Cisarua, Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Balik Keindahan Alam
Museum dan Monumen PETA Bogor, Jejak Awal Lahirnya Prajurit TNI
Jejak Perjuangan Pertempuran Bojong Kokosan: Inspirasi Abadi untuk Generasi Muda
Dari Kebun Singkong ke Panggung Dunia: Jejak Sejarah Stadion Pakansari
4 Fakta Sejarah Stasiun Bogor, Cagar Budaya Berusia 145 Tahun
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:35 WIB

Babakti Tugu Kujang Meriahkan HJB ke-544, Budiman Sudjatmiko Beri Penghargaan Insan Budaya Bogor

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:04 WIB

Sejarah Setu Cikaret Cibinong, Danau Legendaris di Dekat Kantor Pemda Kabupaten Bogor

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:48 WIB

Sukabumi Tak Masuk Rute Karnaval Binokasih 2026, Ini Penjelasannya

Kamis, 30 April 2026 - 17:20 WIB

Situs Batu Keraton di Puncak Cisarua, Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Balik Keindahan Alam

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:22 WIB

Museum dan Monumen PETA Bogor, Jejak Awal Lahirnya Prajurit TNI

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam

Senin, 14 Sep 2026 - 22:51 WIB

Pemerintahan

Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027

Senin, 14 Sep 2026 - 22:43 WIB