Badan Jalan Retak di Onan Ganjang, Polres Humbahas Himbau Pengendara Hati-hati Melintas

- Redaktur

Senin, 29 Desember 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Kondisi Jalan Lintas Provinsi tepatnya di Dusun II Arbaan, Desa Batunagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), mengalami keretakan dan longsor, sekira pukul 10.00 WIB, Sabtu (27/12/2025)

Keretakan dan longsor tersebut terjadi pada badan jalan sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung Kecamatan Onan Ganjang menuju Kecamatan Pakkat dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K. melalui Kapos Pam III Onan Ganjang, Ipda Sahat Manalu, menjelaskan bahwa kerusakan badan jalan tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

“Hujan turun sejak sore hingga pagi hari dengan intensitas cukup tinggi, sehingga mengakibatkan tanah penahan jalan terkikis air dan menyebabkan badan jalan mengalami keretakan serta longsor,” singkat Ipda Sahat Manalu.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Pos Pengamanan (Pos Pam) III Onan Ganjang segera melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis pembatas di sekitar area jalan yang mengalami kerusakan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Saat ini, kondisi jalan hanya dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua (R2) dan kendaraan roda empat (R4). Sementara itu, kendaraan roda enam (R6) atau lebih dengan muatan di atas 3 ton tidak diperkenankan melintas karena berpotensi menyebabkan badan jalan terputus.

Pasalnya, sebagian badan jalan yang tersisa telah mengalami keretakan parah dan tidak lagi memiliki dinding penahan tanah akibat terkikis aliran air hujan.

Ipda Sahat Manalu juga mengimbau kepada para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas dari arah Onan Ganjang menuju Pakkat maupun Kabupaten Tapanuli Tengah begitu juga sebaliknya agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi tersebut.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar mengurangi kecepatan dan memperhatikan kondisi jalan. Untuk kendaraan roda enam atau lebih dengan muatan di atas 3 ton, kami sarankan agar dialihkan ke jalur alternatif lain guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan serta mencegah adanya korban jiwa,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB