Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

- Redaktur

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Toba, Sumut || Sangkakala 7
Bangkai seekor babi ditemukan di aliran Aek Simare, tepat di antara wilayah Desa Op Raja Hutapea dan Desa Op Raja Hutapea Timur, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sabtu (15/08/2026).

Bangkai babi tersebut diperkirakan berbobot sekitar 75 kilogram. Kondisinya mulai membusuk dan menimbulkan bau menyengat yang tercium di sekitar aliran sungai.

Temuan itu diketahui ketika warga melintas di pinggiran aliran Aek Simare dan melihat bangkai babi berada di sungai. Wartawan Sangkakala7.tv yang melakukan penelusuran langsung ke lokasi juga mendapati kondisi serupa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, bangkai babi tersebut diduga sengaja dibuang ke aliran sungai pada malam hari. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pihak yang membuang bangkai tersebut maupun waktu pasti pembuangannya.

Persoalan ini menjadi perhatian karena aliran Aek Simare tidak berhenti di lokasi penemuan. Aliran sungai tersebut bermuara ke Danau Toba, sekitar wilayah Desa Hatulian, Kecamatan Laguboti, yang sebelumnya dikenal dengan nama Lumban Binanga.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran warga terhadap kebersihan lingkungan, terlebih bangkai yang dibiarkan di dalam aliran sungai terus mengalami proses pembusukan dan menimbulkan bau tidak sedap.

Warga berharap pemerintah desa bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan, termasuk mengevakuasi bangkai dari aliran sungai dan memastikan lokasi tidak menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih luas.

Belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai penanganan bangkai tersebut dan apakah akan dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi aliran sungai.

Konfirmasi kepada pihak terkait diperlukan untuk memastikan langkah penanganan serta mengetahui apakah ada aturan yang dilanggar dalam pembuangan bangkai hewan ke sungai.

Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Aek Simare berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Warga meminta pemilik ternak yang mengalami kematian agar tidak membuang bangkai hewan ke sungai.

“Kalau ada babi mati di kemudian hari, janganlah dibuang ke aliran sungai. Sebaiknya ditanam atau dikubur dengan baik,” demikian harapan warga di sekitar aliran Sungai Simare.

Bagi warga, persoalannya bukan hanya bau busuk yang muncul dari bangkai tersebut.

Ada pertanyaan yang lebih besar: siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bangkai ke sungai dan bagaimana memastikan aliran Aek Simare yang bermuara ke Danau Toba tetap terjaga?

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 86 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Hadiri Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI

Minggu, 4 Okt 2026 - 20:25 WIB

Pemerintahan

ASN Pemkab Tapteng Gotong Royong Bersihkan Material Sisa Banjir

Jumat, 2 Okt 2026 - 22:14 WIB