BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong transformasi masjid sebagai pusat ibadah yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui pembenahan Masjid Baitul Faizin yang kini tampil lebih modern, ramah disabilitas dan lansia, serta dibuka selama 24 jam untuk umum. Rabu,31/12/2025.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua kalangan. Karena itu, Pemkab Bogor melakukan penyesuaian fasilitas agar dapat diakses oleh jamaah berkebutuhan khusus.
“Masjid harus terbuka untuk siapa pun. Lansia dan penyandang disabilitas harus merasa mudah dan aman saat beribadah. Ini bagian dari pelayanan publik yang berkeadilan,” ujar Rudy Susmanto.
Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, di antaranya jalur kursi roda, akses ram tanpa anak tangga, toilet khusus disabilitas, serta area wudu yang lebih aman dan nyaman bagi jamaah lanjut usia. Selain itu, pencahayaan dan sistem keamanan masjid juga ditingkatkan untuk mendukung operasional 24 jam.
Kebijakan membuka Masjid Baitul Faizin selama 24 jam diharapkan dapat memberikan ruang ibadah dan istirahat bagi musafir, pekerja malam, maupun masyarakat yang membutuhkan tempat singgah yang aman.
Rudy Susmanto menegaskan, konsep masjid ramah disabilitas dan lansia ini akan menjadi percontohan bagi masjid-masjid lain di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah mendorong pengurus masjid untuk menerapkan standar fasilitas inklusif secara bertahap.
“Masjid harus menjadi simbol kepedulian sosial dan kemanusiaan. Kita ingin masjid hadir sebagai rumah bersama bagi seluruh umat,” pungkasnya.








