Gerobak Liar di Kawasan IPB Dramaga: Dibawah Aturan Koperasi, di Atas Lapangan Abu-Abu

- Redaktur

Rabu, 31 Desember 2025 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Secara aturan, kawasan Kampus IPB Dramaga seharusnya hanya diisi oleh unit usaha resmi yang berada di bawah pengelolaan koperasi kampus. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta keamanan lingkungan akademik. Selasa, 30/12/2025.

‎Namun realitas di lapangan berkata lain. Setiap hari, deretan gerobak makanan dan minuman tampak “nongkrong manis” di sejumlah titik strategis sekitar kampus. Mereka beroperasi dari pagi hingga malam, melayani mahasiswa, pekerja, hingga pengendara yang melintas. Menariknya, aktivitas ini berlangsung tanpa papan izin, tanpa atribut resmi, dan tanpa kejelasan legalitas.

‎Pertanyaan pun mencuat: mereka menyetor ke siapa?

‎Hingga kini, tidak ada keterangan terbuka mengenai izin operasional para pedagang tersebut. Jika memang kawasan itu berada di bawah otoritas kampus atau koperasi, keberadaan gerobak nonresmi jelas bertentangan dengan aturan yang berlaku. Namun faktanya, aktivitas ini bukan hanya terjadi sesekali, melainkan sudah berlangsung bertahun-tahun.

‎Kenapa bisa bertahan lama banget?

‎Sejumlah mahasiswa menilai ada pembiaran yang terkesan sistematis. “Kalau ilegal tapi cuma sehari dua hari mungkin wajar. Tapi ini sudah lama, rapi, bahkan terkesan teratur,” ujar seorang mahasiswa IPB yang enggan disebutkan namanya.

‎Di sisi lain, para pedagang kerap beralasan bahwa mereka hanya mencari nafkah dan mengikuti “aturan lapangan” yang sudah ada sebelumnya. Namun tanpa kejelasan payung hukum, kondisi ini justru memunculkan dugaan adanya pungutan tidak resmi atau praktik abu-abu yang luput dari pengawasan.

‎Situasi ini menempatkan semua pihak dalam posisi serba salah. Koperasi kampus dirugikan karena kalah bersaing dengan pedagang nonresmi, mahasiswa dihadapkan pada layanan murah namun tak terjamin standar, sementara aturan formal hanya tinggal tulisan di atas kertas.

‎Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola kampus maupun koperasi terkait penertiban dan transparansi pengelolaan usaha di sekitar IPB Dramaga.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Toserba Yogya Plaza Indah Bogor Tutup 20 April 2026, Warga Padati Lokasi untuk Momen Terakhir
Pasangan Muda Sukses Rintis Usaha Minuman Kemasan, “Kocok Susu Teman” Kian Diminati
Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Rumah Makan Inspirasi Kebon Mahoni Jadi Primadona Kuliner Jawa di Cibinong, Harga Ramah di Kantong
Warkop Putra Agam Spesialis Mie Bangladesh Kini Marak di Wilayah Bogor
Dua Agen Properti di Bogor Berkolaborasi, Puri Kintamani Siap Rebranding Besar-Besaran
Jambu Dua Kota Bogor Kian Berkembang Jadi Pusat Elektronik hingga Kuliner Favorit Warga
Sentra Kuliner di Jl. Bina Marga Bogor, Jadi Pilihan Alternatif Warga dan Wisatawan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 22:05 WIB

Toserba Yogya Plaza Indah Bogor Tutup 20 April 2026, Warga Padati Lokasi untuk Momen Terakhir

Senin, 13 April 2026 - 14:39 WIB

Pasangan Muda Sukses Rintis Usaha Minuman Kemasan, “Kocok Susu Teman” Kian Diminati

Senin, 13 April 2026 - 14:24 WIB

Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik

Kamis, 9 April 2026 - 19:33 WIB

Rumah Makan Inspirasi Kebon Mahoni Jadi Primadona Kuliner Jawa di Cibinong, Harga Ramah di Kantong

Rabu, 8 April 2026 - 16:41 WIB

Warkop Putra Agam Spesialis Mie Bangladesh Kini Marak di Wilayah Bogor

Berita Terbaru

Peristiwa

Masyarakat KTPHS Kutuk PT. Smart Bongkar Masjid Ar-Rahman

Selasa, 21 Apr 2026 - 00:06 WIB