Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Wacana penutupan layanan bayi dan anak di Daycare Mutiara Tunas Praja Kota Bogor yang sempat mencuat pada masa pemerintahan sebelumnya hingga kini belum terealisasi. Daycare yang sejak awal merupakan gagasan Sekretaris Daerah (Sekda) bersama Wali Kota Bogor terdahulu itu masih berdiri dan beroperasi normal, melayani kebutuhan para orang tua yang sibuk bekerja. Rabu, 31/12/2025.
Keberadaan Daycare Mutiara Tunas Praja dinilai sangat membantu para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum. Dengan menitipkan anak di daycare, para orang tua dapat menjalankan aktivitas kerja dengan lebih tenang karena anak berada di lingkungan yang aman dan terpantau.
Pihak pengelola memastikan aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Seluruh pengasuh anak yang bertugas telah melalui proses seleksi ketat, termasuk psikotes, guna memastikan kelayakan dan kesiapan mereka dalam menangani bayi serta anak-anak. Hal ini menjadi jaminan tersendiri bagi para orang tua.
Beragam kegiatan edukatif juga rutin dilakukan di Daycare Mutiara Tunas Praja. Mulai dari bermain indoor dan outdoor, belajar menulis, hingga pembinaan nilai-nilai keagamaan seperti mengaji dan shalat. Program tersebut dirancang untuk menstimulasi tumbuh kembang anak secara menyeluruh, baik dari sisi kognitif, motorik, maupun spiritual.
Tak hanya itu, anak-anak juga diajak mengenal lingkungan luar melalui kegiatan luar ruang, seperti kunjungan ke Kebun Raya Bogor, melihat berbagai jenis binatang, hingga belajar memelihara tanaman. Aktivitas ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap alam dan lingkungan sejak usia dini.
Hingga saat ini, Daycare Mutiara Tunas Praja masih menjadi solusi bagi banyak orang tua di Kota Bogor. Keberlanjutan layanan ini diharapkan tetap mendapat dukungan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mendukung keluarga pekerja dan pendidikan anak usia dini.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








