Wakaf Uang: Agenda Nasional atau Terseret Dinamika Politik Lokal?

- Redaktur

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Jabar || Sangkakala 7
Wakaf uang yang selama ini digadang-gadang sebagai salah satu instrumen ekonomi syariah strategis nasional, justru tengah menghadapi ujian serius di tingkat daerah. Di Sukabumi, polemik wakaf uang kini menjadi sorotan publik, memperlihatkan benturan antara visi besar nasional dan dinamika politik lokal yang belum sepenuhnya sejalan. Rabu, 31/12/2025.

Secara nasional, potensi wakaf uang Indonesia diperkirakan mencapai Rp181 triliun per tahun. Angka fantastis ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat, pembiayaan pendidikan, layanan kesehatan, hingga pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Pemerintah pusat bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) bahkan telah menempatkan wakaf uang sebagai bagian penting dari agenda pembangunan ekonomi syariah nasional.

Namun, realitas di daerah tidak selalu seindah narasi pusat. Di Sukabumi, wacana dan implementasi wakaf uang justru memicu perdebatan. Sejumlah pihak menilai program ini belum sepenuhnya dipahami masyarakat, sementara sebagian lainnya menuding wakaf uang mulai ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik lokal.

Isu kepercayaan menjadi titik krusial. Transparansi pengelolaan, kredibilitas nazhir, hingga kejelasan pemanfaatan dana wakaf dipertanyakan. Kondisi ini diperparah dengan munculnya narasi saling curiga antar kelompok, yang membuat substansi wakaf uang sebagai instrumen sosial-ekonomi berisiko tenggelam oleh konflik kepentingan.

Pengamat ekonomi syariah menilai, polemik di Sukabumi mencerminkan persoalan klasik: agenda nasional yang belum sepenuhnya diterjemahkan dengan matang di level lokal. Tanpa literasi publik yang kuat dan tata kelola yang akuntabel, wakaf uang rawan disalahpahami, bahkan ditunggangi kepentingan jangka pendek.

“Wakaf uang seharusnya berdiri di atas kepentingan umat, bukan kepentingan politik. Jika tidak dijaga, kepercayaan publik bisa runtuh, dan potensi ratusan triliun rupiah hanya akan menjadi angka di atas kertas,” ujar salah satu akademisi ekonomi Islam di Jawa Barat.

Di tengah polemik ini, masyarakat Sukabumi berada di persimpangan. Di satu sisi, wakaf uang menawarkan harapan besar bagi kemandirian ekonomi dan kesejahteraan sosial. Di sisi lain, dinamika politik lokal menjadi tantangan nyata yang bisa menghambat tujuan mulia tersebut.

Pertanyaannya kini, apakah wakaf uang benar-benar akan dijalankan sebagai agenda nasional yang konsisten hingga ke daerah, atau justru tersandera oleh kepentingan lokal? Jawabannya sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk menjaga wakaf uang tetap berada di jalur transparansi, profesionalisme, dan kepentingan publik.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Monitoring Desa Binaan di Desa Jonggi Manulus
Bupati Humbahas Tegaskan Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026
Disparbudpora Taput Rilis Gencarkan Promosi Geosite Hutaginjang untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata
Bupati Humbang Hasundutan Terima Audiensi Pimpinan Bank Sumut Cabang Doloksanggul
Bupati Humbahas Serahkan Bantuan kepada Korban Bencana Alam Air Sungai Meluap di Pollung
Masinton Pasaribu Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tapteng Terkait Rekomendasi LKPJ TA 2025
Bupati Masinton Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Jelang Pilkades Serentak, Bupati Minta Personel Hadirkan Pengamanan yang Profesional dan Humanis
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

TP-PKK Provinsi Sumatera Utara Monitoring Desa Binaan di Desa Jonggi Manulus

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:42 WIB

Bupati Humbahas Tegaskan Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:24 WIB

Disparbudpora Taput Rilis Gencarkan Promosi Geosite Hutaginjang untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:35 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Terima Audiensi Pimpinan Bank Sumut Cabang Doloksanggul

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:29 WIB

Bupati Humbahas Serahkan Bantuan kepada Korban Bencana Alam Air Sungai Meluap di Pollung

Berita Terbaru

Religius

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:57 WIB

Ekonomi

MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong

Kamis, 4 Jun 2026 - 23:48 WIB