Foto : Bupati Masinton pimpin apel bersama PPPK Paruh Waktu tenaga guru, Sabtu (3/1/2026). (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi, memimpin apel bersama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tenaga guru, pada Sabtu (3/1/2026).
Dalam arahannya, Bupati Masinton meminta agar guru memiliki semangat baru, semangat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
“Kalau selama ini kita abai, maka mulai sekarang, saya mengajak bapak ibu untuk peduli dan menjaga lingkungan sekolah,” ujar Bupati Tapteng.
Masinton mengatakan, selain tahun baru, Tapteng saat ini masih dalam suasana bencana yang statusnya darurat transisi ke pemulihan.
“Kalau kemarin kita berada dalam fase tanggap darurat, maka sekarang kita darurat transisi ke pemulihan bencana,” tuturnya.
Masinton menyebutkan, bencana yang terjadi sebagai instropeksi jika selama ini tidak peduli dengan lingkungan. Mulai saat ini, semua harus peduli agar terhindar dari musibah.
Menurutnya, hutan dan bukit-bukit adalah masa depan bersama. Tidak boleh dialihfungsikan. Apalagi lereng-lereng bukit yang saat ini sudah banyak beralih fungsi.
“Mereka yang menanam sawit, rakyat yang kena musibahnya,” tegas Bupati.
Masinton mengatakan, guru bukan hanya berperan sebagai pengajar. Guru adalah pendidik yang menjadi contoh tauladan, menanamkan nilai dan budi pekerti serta adab bagi anak didik.
“Saya pernah datang ke sekolah, masih ada sampah yang berserakan, debunya tidak dibersihkan sehingga kalau kondisinya begini, kita abai, tidak peduli maka kita akan mewariskan kesemrawutan,” pungkasnya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








