Wabup Garut Putri Karlina Tanggapi Video Viral Dugaan Intimidasi Oknum Kades terhadap Warga

- Redaktur

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, JABAR || Sangkakala 7
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menanggapi serius beredarnya video viral yang memperlihatkan dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa beserta keluarganya terhadap seorang warga yang melontarkan kritik terkait persoalan desa. Minggu, 04/01/2026.

‎Putri Karlina menyayangkan insiden tersebut, terlebih karena kejadian serupa dinilai bukan kali pertama terjadi. Ia menegaskan bahwa intimidasi dalam bentuk apa pun merupakan tindakan yang keliru dan tidak dapat dibenarkan, terutama jika dilakukan oleh aparatur pemerintahan desa.

‎“Intimidasi itu jelas salah dan bukan solusi. Seorang pemimpin harus siap menerima kritik, karena kritik adalah bagian dari proses demokrasi dan pengawasan publik,” tegas Putri Karlina saat dimintai tanggapan.

‎Menurutnya, jabatan kepala desa merupakan amanah yang melekat dengan tanggung jawab besar, termasuk kesiapan untuk diawasi dan dikritik oleh masyarakat. Sikap represif terhadap warga justru akan mencederai kepercayaan publik dan memperburuk citra pemerintahan desa.

‎Sebagai tindak lanjut atas kasus tersebut, Wabup Garut menyatakan telah menginstruksikan Inspektorat Kabupaten Garut untuk segera turun ke lapangan guna melakukan audit Dana Desa di desa yang bersangkutan.

‎Putri Karlina menegaskan, audit tersebut bukan bertujuan untuk mencelakakan atau menjatuhkan kepala desa, melainkan untuk memberikan informasi yang berimbang dan menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat.

‎“Kalau pengelolaan Dana Desa sudah dilakukan dengan benar, maka tidak ada yang perlu ditakuti. Audit ini justru menjadi ruang klarifikasi agar semuanya terang dan tidak menimbulkan spekulasi,” ujarnya.

‎Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Garut agar mengedepankan komunikasi yang sehat, transparansi, serta menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat.

‎“Pemerintah daerah tidak akan mentoleransi praktik intimidasi. Desa harus menjadi ruang aman bagi warganya, bukan tempat yang menakutkan ketika masyarakat menyuarakan kritik,” pungkas Putri Karlina.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Plt. Kadis Kebudayaan Kabupaten Bogor Hadiri Evaluasi Tari Sanggar Annisa Rumpaka 2026
Parkir Sembarangan di Lingkar Gelora Pakansari Siap-Siap Diderek, Penertiban Makin Tegas
Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Tim Gabungan Turun ke Lapangan Cek Penyebab Banjir di Cibungbulang
Meneguhkan Disiplin Hingga Tanggung jawab, Pemkab Tapteng Kembali Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional
DPC GAMKI Humbang Hasundutan Dukung Percepatan Pembangunan Pariwisata Danau Toba
Bupati Sampaikan Kondisi Pariwisata dan Rencana Wisata Rohani di Toba kepada Menpar
Dishub Kota Bogor Intensif Tertibkan Parkir Liar, Utamakan Hak Pengguna Jalan
Kemendagri dan Pemda Bahas Pemanfaatan Dana Tambahan TKD Pasca Bencana di Sumut
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 21:45 WIB

Plt. Kadis Kebudayaan Kabupaten Bogor Hadiri Evaluasi Tari Sanggar Annisa Rumpaka 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 23:36 WIB

Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Tim Gabungan Turun ke Lapangan Cek Penyebab Banjir di Cibungbulang

Jumat, 17 April 2026 - 20:05 WIB

Meneguhkan Disiplin Hingga Tanggung jawab, Pemkab Tapteng Kembali Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 19:59 WIB

DPC GAMKI Humbang Hasundutan Dukung Percepatan Pembangunan Pariwisata Danau Toba

Jumat, 17 April 2026 - 19:46 WIB

Bupati Sampaikan Kondisi Pariwisata dan Rencana Wisata Rohani di Toba kepada Menpar

Berita Terbaru