Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, mengikuti rakor pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan jumlah pengungsi terbaru pascabencana di wilayah Sumatera Utara, Selasa (6/1/2026). (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pendataan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan jumlah pengungsi terbaru pascabencana di wilayah Sumatera Utara.
Rakor dipimpin langsung Menteri Dalam, Muhammad Tito Karnavian. Bupati dan Wakil Bupati Tapteng mengikuti rakor secara daring dengan zoom meeting dari Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng, Selasa (6/1/2026).
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, rakor bertujuan untuk memperkuat sinkronisasi data antara pemerintah pusat dan daerah, agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
“Fokus utama rakor ini adalah percepatan dan akurasi pendataan kerusakan, sebagai dasar penyaluran bantuan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana,” ujarnya.
Mendagri juga meminta pemerintah daerah yang terdampak bencana aktif berkoordinasi dengan BNPB serta kementerian teknis, untuk memastikan seluruh data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Data yang valid menjadi kunci agar bantuan darurat, relokasi warga, hingga perbaikan infrastruktur, dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Kepala Daerah terdampak harus memastikan seluruh data kerusakan diverifikasi dengan baik,” tegas Tito Karnavian.
Sebelumnya, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, telah menugaskan ASN Pemkab Tapteng melakukan sinkronisasi dan validasi data, kerusakan sarana dan prasarana berbagai sektor hingga rumah warga yang rusak terdampak, serta data-data sektoral lainnya di seluruh wilayah Tapteng yang terdampak bencana.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








