Transparansi Total di Jawa Barat, KDM Wajibkan Anggaran dan Kinerja Pemerintah Dipublikasikan

- Redaktur

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, JABAR || Sangkakala 7
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah tegas dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), resmi mengeluarkan surat edaran baru yang mewajibkan seluruh anggaran pemerintah diumumkan secara terbuka melalui media sosial. Jumat,09/01/2026.

Kebijakan tersebut berlaku menyeluruh, mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, kecamatan, hingga pemerintah desa. Tidak hanya anggaran, setiap instansi pemerintah juga diwajibkan melaporkan capaian kinerja secara rutin setiap bulan, sehingga masyarakat dapat menilai langsung hasil kerja aparatur pemerintah.

Menurut KDM, keterbukaan informasi publik merupakan kewajiban moral dan konstitusional pemerintah. Ia menegaskan bahwa seluruh anggaran yang dikelola negara bersumber dari pajak rakyat, baik dari pekerja, pelaku UMKM, maupun pengusaha besar.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah adalah uang rakyat. Karena itu, rakyat berhak tahu ke mana anggaran digunakan dan apa hasil yang dicapai,” tegas Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan, publikasi anggaran dan laporan kinerja bukan semata-mata formalitas, melainkan instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik, mencegah penyalahgunaan wewenang, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Melalui kebijakan ini, KDM berharap tercipta pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada keadilan sosial. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif mengawasi serta memberikan masukan terhadap kinerja pemerintah di semua tingkatan.

“Pemerintah tidak boleh alergi terhadap kritik. Justru dari keterbukaan itulah kita bisa memperbaiki diri dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Langkah transparansi total ini dinilai sebagai terobosan penting dalam reformasi birokrasi di Jawa Barat, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati
Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU
Bupati Humbahas Dorong APBD 2027 Tepat Sasaran, Rancangan Anggaran Rp855,54 Miliar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:29 WIB

468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati

Berita Terbaru