JAKARTA | Sangkakala.tv –
Sang Buddha telah menjelaskan bahwa ada 5 rintangan batin yang seharusnya kita hindari ketika bermeditasi, yaitu :
• 1. Nafsu kesenangan indera (Kamacchanda) adalah nafsu kesenangan terhadap objek-objek indera.
Misalnya anda melekat pada kamar atau tempat duduk anda, saat bermeditasi anda mungkin berpikiran alangkah baiknya jika kamar saya indah atau anda mungkin berpikir alangkah senangnya jika tempat duduk saya sangat mewah.
Jika anda diliputi oleh nafsu kesenangan indera, anda tidak akan bias berkonsentrasi dengan baik pada objek meditasi. Anda harus mengarahkan perhatian penuh dan berusaha menghentikan munculnya nafsu kesenangan indera tersebut.
• 2. Keinginan jahat/dendam (Byapada) adalah kebencian atau ketidakpuasan terhadap orang atau sesuatu.
Misalnya ketika anda sedang duduk bermeditasi tiba-tiba orang disampingmu membuat kebisingan dan anda berpikiran “kenapa dia sangat berisik sekali” kemudian timbul rasa kebencian dan dendam dalam diri anda.
• 3. Kemalasan (Thinamidha), Jika pikiran lemah atau tidak tertarik pada objek meditasi, kemalasan dan keadaan mengantuk adalah salah satu sebab mengapa batin kita tidak tentram.
• 4. Kegelisahan dan penyesalan (Uddhacca-kukkucca), kegelisahan muncul karena kita tidak menghargai indahnya kecukupan hati, penyesalan akibat dari hal-hal menyakitkan yang pernah dilakukan atau dikatakan.
Penyesalan adalah menyesal atas perbuatan buruk yang telah dilakukan, dan perbuatan baik tidak dilakukan di waktu lampau. Di sini, anda juga harus mengerahkan perhatian penuh, dan berusaha keras menghentikan munculnya kegelisahan dan penyesalan.
• 5. Keragu-raguan (Vicikiccha), adalah karna tidak yakin terhadap tujuan sehingga bingung menentukan arah yg akan menjadi tujuannya, ini adalah salah satu sebab mengapa batin kita tidak tentram.
Ini adalah 5 rintangan batin yang mengakibatkan batin kita tidak tentram ketika bermeditasi. (Red)
SALAM ROMO ASUN GOTAMA, S.Dt.B.
WASEKJEND DPP WALUBI








