Museum Digital Gedung Juang 45, Perpaduan Gaya Arsitektur Eropa dan Tionghoa

- Redaktur

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
H. Irpan Haeroni SM, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jabar.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Komisi V DPRD Provinsi Jabar H. Irpan Haeroni, SM mengatakan, Museum Digital Gedung Juang 45 Bekasi merupakan salah satu situs bersejarah yang terletak di Jalan Hasanuddin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Museum Gedung Juang 45 dulunya adalah Landhuis Tamboen, yang dikenal sebagai Gedung Tinggi. Kini Museum itu memiliki pesona keindahan alam yang sangat menarik untuk dikunjungi, kata Irpan di Ruko Pasar Bersih, Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia. Pada Kamis, 26/02/2026.

Gedung ini dibangun oleh seorang Kapitan Cina bernama Khouw Tjeng Kie, tuan tanah di daerah Tambun yang memiliki kebun tebu yang cukup luas.

Museum Gedung Juang menyimpan sejarah yang menarik, seperti koleksi dari Kerajaan Tarumanegara hingga dokumentasi perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.

Irpan Haeroni anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) lX Kabupaten Bekasi menjelaskan, Gedung ini dibangun dengan perpaduan Gaya Arsitektur Eropa dan Tionghoa, Tahap pertama dilakukan pada 1906 hingga 1910. Pembangunan tahap kedua dilanjutkan pada 1925.


Pada Tahun 2020, Gedung Juang 45 di Revitalisasi menghabiskan biaya sebesar 39,9 miliar, yakni ; Rp 36,9 miliar dari APBD 2020 dan Rp 3 miliar dari APBD Perubahan 2020, jelasnya.

Museum Digital Gedung Juang 45 Bekasi, mempunyai fasilitas lengkap yang dapat di akses saat berkunjung, yakni : Museum, Toilet, Digital Library, Mushola, Gedung Theater,dan area parkir.

Museum Gedung Juang, juga memiliki magnet tersendiri yang mampu menarik perhatian wisatawan, tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Berita Terbaru

Olahraga

Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Upacara Haornas ke-43

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:47 WIB