Foto : Bupati Masinton Pasaribu bersama Kasrem 023 KS dan Forkopimda Tapteng, mengikuti launching 200 Unit Jembatan Garuda, secara virtual zoom, Senin (9/3/2026). (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Dua ratus unit jembatan “Garuda” yang merupakan program TNI AD dibangun untuk memudahkan akses masyarakat, khsusunya di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.
200 unit jembatan Garuda ini diresmikan Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara Jakarta, Senin (9/3/2026).
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, bersama Kasrem 023 KS dan Forkopimda Tapteng, mengikuti launching secara virtual zoom, di Jembatan Perintis Garuda, Kelurahan Tukka.
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan, pembangunan ratusan jembatan dalam waktu singkat, menunjukkan komitmen pemerintah bersama TNI dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat terdampak bencana.
Ratusan jembatan ini merupakan bukti kesungguhan para prajurit dan seluruh petugas di lapangan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses penghubung.
“Mungkin jembatan ini terlihat sederhana, tetapi bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan, jembatan ini sangat strategis,” katanya Prabowo.
Disebutkan, pembangunan jembatan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara hingga pelosok.
“Pemerintah harus hadir sampai ke desa-desa dan daerah terpencil, agar masyarakat tidak mengalami kesulitan hanya karena keterbatasan akses,” ujarnya.
Diketahui, untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah ada 17 unit jembatan Garuda yang dibangun dengan rincian: jembatan gantung 6, jembatan Armco 7, jembatan Combine Bailey-Armco Panel 1, jembatan beton 2, dan jembatan Bailey 1.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








