Sangkakala 7 || Humbahas, Sumut
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan kunjungan ke objek wisata Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan, guna meninjau kesiapan kawasan Geopark Danau Toba menghadapi proses revalidasi UNESCO yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Kamis,16/04/2026.
Informasi tersebut disampaikan usai wawancara dengan Abni Jaya Putra, Staf Khusus Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari perhatian serius pemerintah terhadap kesiapan Geopark Danau Toba, khususnya dalam menghadapi revalidasi UNESCO serta memastikan implementasi status green card berjalan optimal.
“Kunjungan ini untuk melihat langsung kesiapan geosite, termasuk Sipinsur, dalam menghadapi revalidasi, sekaligus memastikan implementasi green card dari UNESCO benar-benar berjalan di lapangan,” jelas Abni.
Dalam kunjungan tersebut ditegaskan bahwa seluruh geosite harus dipersiapkan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pengelolaan serta fasilitas pendukung.
“Kita akan menghadapi proses revalidasi pada Oktober. Karena itu, seluruh geosite harus dipastikan siap, tidak hanya secara tampilan, tetapi juga dari sisi pengelolaan dan fasilitas pendukung,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengembangan kawasan geopark tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi antar-geosite dalam satu kawasan Danau Toba.
Selain itu, Menteri Pariwisata turut menyoroti implementasi status green card yang telah diberikan UNESCO kepada kawasan Danau Toba. Ia ingin memastikan komitmen terhadap pelestarian lingkungan benar-benar dijalankan di lapangan.
“Kita ingin melihat kembali bagaimana implementasi green card yang sudah diberikan oleh UNESCO, apakah sudah berjalan dengan baik,” ungkapnya saat berdialog dengan Bupati Humbang Hasundutan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Humbahas menyampaikan bahwa upaya kebersihan dan penataan kawasan wisata terus dilakukan secara konsisten. Bahkan, dalam satu tahun masa kepemimpinannya, kegiatan pembersihan kawasan telah dilaksanakan sebanyak dua kali.
Staf Khusus Menteri juga menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda peninjauan destinasi prioritas di kawasan Danau Toba secara menyeluruh, termasuk melihat arah pengembangan ke depan.
“Kunjungan ini untuk melihat langsung destinasi prioritas Danau Toba, termasuk arah pengembangannya,” katanya.
Diharapkan para kepala daerah di kawasan Danau Toba dapat terus menjaga komitmen dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan, khususnya dalam aspek kebersihan, kelestarian lingkungan, serta pemberdayaan desa wisata.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








