Foto : Didampingi Kapolres Tapteng, Bupati Masinton memeriksa peserta Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Kamis (12/3/2026).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Polres Tapanuli Tengah bersama Pemkab Tapteng resmi memulai pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Toba-2026”.
Peresmian ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di lapangan Mako Polres Tapanuli Tengah, Kamis (12/3/2026) sore.
Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, didampingi Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel.
Apel Gelar Pasukan dihadiri Dandim 0211/TT, Danlanal Sibolga, Dansat Radar 103, hingga jajaran pejabat utama TNI-Polri dan Pemkab Tapteng.
Untuk wilayah hukum Tapanuli Tengah, pengamanan akan melibatkan 140 personel Polri yang diperkuat oleh barisan personel gabungan dari TNI (AD, AL, AU), Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta tenaga kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Masinton Pasaribu, membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Ia menekankan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan wujud nyata komitmen lintas sektor, dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.
“Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026,” kata Masinton.
Masinton menyebutkan, fokus operasi adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang,” ujar Masinton.
Selain aspek lalu lintas, Masinton juga menyoroti pentingnya stabilitas harga pangan, pengawasan distribusi BBM, serta kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, yang diprediksi akan terjadi di sebagian wilayah Indonesia.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








