Warga Keluhkan Trotoar Dipenuhi Gerobak PKL, Akses Pejalan Kaki Terhambat

- Redaktur

Senin, 23 Maret 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Kondisi trotoar di ruas Jl. RH Soelaeman A. Kartanoemena (Ciheuleut arah Universitas Pakuan), Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor kembali dikeluhkan warga. Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) terlihat membiarkan gerobak dagangannya terparkir di area trotoar, sehingga menghalangi akses pejalan kaki. Senin, 23/03/2026.
‎
‎Pantauan di lokasi, gerobak-gerobak PKL berjajar di sepanjang jalur pedestrian. Bahkan, beberapa di antaranya ditinggalkan begitu saja tanpa aktivitas jual beli, membuat trotoar tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
‎
‎Seorang warga yang melintas mengaku kesulitan berjalan kaki karena jalur yang semestinya steril justru dipenuhi lapak dan gerobak. “Trotoar jadi tidak bisa dipakai. Kami terpaksa turun ke badan jalan, ini sangat berbahaya,” ujarnya.
‎
‎Selain mengganggu akses pejalan kaki, keberadaan gerobak yang tidak tertata juga dinilai membuat kawasan tersebut terlihat kumuh dan tidak sedap dipandang. Kondisi ini bertolak belakang dengan upaya penataan kota yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota Bogor.
‎
‎Keluhan warga pun semakin menguat karena hingga saat ini belum terlihat adanya penertiban dari pihak terkait. Warga berharap instansi berwenang segera turun tangan untuk menata ulang kawasan tersebut.
‎
‎“Sudah lama seperti ini, tapi belum ada tindakan tegas. Kami minta segera diterbitkan agar trotoar kembali nyaman dan aman digunakan,” kata warga lainnya.
‎‎
‎Keberadaan PKL di ruang publik memang menjadi persoalan klasik di sejumlah titik di Kota Bogor. Namun, penataan yang tidak maksimal dikhawatirkan akan terus menimbulkan masalah baru, mulai dari kemacetan, keselamatan pejalan kaki, hingga menurunnya estetika kota.

‎Warga berharap Pemerintah Kota Bogor melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah tegas dan solutif, baik dengan penertiban maupun relokasi, agar fungsi trotoar sebagai ruang pejalan kaki dapat kembali optimal.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru