Waspadalah!!! Longsor di Parulohan Lintongnihuta, Akses Jalan Tertutup Material Tanah dan Batu

- Redaktur

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Humbahas, Sumut
Jalan penghubung dari Kecamatan Bakkara – menuju Kecamatan Lintongnihuta, tepatnya di Desa Parulohan, dilaporkan mengalami longsor, hingga material tanah dan batu menutupi sebagian badan jalan. Selasa, 24/03/2026.

Kondisi tersebut membuat akses kendaraan menjadi sangat sulit, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat.
Berdasarkan hasil liputan di lapangan, longsor tampak jelas menimbun ruas jalan pada titik yang berada di kawasan perbukitan.

Material tanah bercampur batu dari tebing di sisi jalan terlihat jatuh ke badan jalan dan meninggalkan jalur sempit yang berisiko bagi pengguna jalan. Meski masih dapat dilalui secara terbatas, kondisi ini dinilai sangat membahayakan, terutama saat kendaraan melintas dari dua arah secara bersamaan.

Selain material longsor yang menutup badan jalan, kondisi bahu jalan juga tampak rawan. Di beberapa titik terlihat retakan dan tumpukan batu kecil yang berpotensi kembali bergerak jika terjadi hujan susulan. Situasi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas di lokasi tersebut.

Warga dan pengguna jalan yang kerap melewati jalur itu berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait agar segera melakukan penanganan. Mereka menilai pembukaan material longsor dan pembersihan badan jalan perlu segera dilakukan agar akses transportasi kembali normal dan tidak menimbulkan korban.

Jalur ini diketahui memiliki peran penting sebagai akses masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, berdagang, hingga mengangkut hasil pertanian. Jika kondisi longsor dibiarkan terlalu lama, maka dampaknya tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga dapat menghambat roda perekonomian masyarakat setempat.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan melakukan langkah cepat, baik dengan pembersihan material longsor, pengamanan tebing, maupun upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Dengan begitu, jalur utama masyarakat menuju dan dari Kecamatan Lintongnihuta dapat kembali aman dan nyaman untuk dilalui.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi badan jalan di lokasi longsor masih tampak tertutup material dan belum sepenuhnya ditangani. Warga pun masih menunggu langkah konkret dari pihak terkait agar jalur tersebut segera dibuka kembali demi kelancaran mobilitas masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru