SPPG MBG Yayasan Ondolan Tuai Apresiasi, Ditengah Sorotan Serius Kasus di Desa Nagasaribu

- Redaktur

Minggu, 5 April 2026 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Humbahas, Sumut
Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam kerangka Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Holong Ondolan Indonesia Emas mendapat apresiasi dari Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, atas nama Pemerintah Kabupaten Humbahas.

Penghargaan tersebut menjadi perhatian publik dan sempat viral di media sosial serta sejumlah media online. Momentum ini dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Namun demikian, apresiasi itu hadir di tengah sorotan serius terhadap kasus di Desa Nagasaribu, Kecamatan Lintongnihuta, terkait dugaan keracunan dalam program MBG dengan jumlah korban yang cukup banyak.
Perlu ditegaskan, peristiwa dugaan keracunan tersebut merupakan kejadian nyata dan telah menjadi perhatian luas masyarakat.

Situasi ini memunculkan desakan agar penanganan dilakukan secara serius, terbuka, dan akuntabel.
Perbandingan pelaksanaan program di lokasi berbeda kini menjadi sorotan publik.

Di satu sisi, SPPG MBG Yayasan Ondolan dinilai berjalan baik dan mendapat penghargaan. Namun di sisi lain, kasus di Nagasaribu dinilai belum tuntas dan perlu diungkap secara menyeluruh.

Sejumlah pihak mendorong agar pemilik Yayasan Holong Ondolan segera memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar, guna memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan tidak menimbulkan spekulasi.

Kasus ini tidak dapat dianggap sepele. Proses penanganan harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan transparansi. Penyebab kejadian perlu dijelaskan secara terbuka berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, langkah investigasi mendalam dinilai penting untuk memastikan kebenaran secara utuh, bukan sekadar meredam isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Kepercayaan publik menjadi taruhannya. Oleh karena itu, keterbukaan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Masyarakat kini menunggu kejelasan serta penanganan yang tegas, jujur, dan profesional dari pihak-pihak terkait.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-061

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Ditinggal Berkebun, 3 Unit Rumah Dilalap Si Jago Merah di Tapteng
Tapteng Kembali Diterjang Banjir, Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan
Tapteng Kembali Banjir, Tim Gabungan BPBD Gerak Cepat Evakuasi Warga
Satu Unit Rumah Warga Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting listrik dari Mejikom
Jalan Raya Bukan Kotak Amal! Warga Desak Penertiban Penggalangan Dana di Tajurhalang dan Bojonggede
Rumah dan Lapak Kayu Hangus Terbakar Dilalap Sijago Merah, Damkar Terkendala Macet
Nekat Abaikan Nyawa! Pemotor Tanpa Helm Bebas Melintas di Perempatan Jalan Tegar Beriman
Satu Rumah Warga Desa Jaya Mulya Ludes dilalap Si Jago Merah
Berita ini 42 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:14 WIB

Ditinggal Berkebun, 3 Unit Rumah Dilalap Si Jago Merah di Tapteng

Senin, 20 Juli 2026 - 09:13 WIB

Tapteng Kembali Diterjang Banjir, Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 09:03 WIB

Tapteng Kembali Banjir, Tim Gabungan BPBD Gerak Cepat Evakuasi Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:30 WIB

Satu Unit Rumah Warga Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting listrik dari Mejikom

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jalan Raya Bukan Kotak Amal! Warga Desak Penertiban Penggalangan Dana di Tajurhalang dan Bojonggede

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Warga Penyandang Disabilitas

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:27 WIB