PKL Dilarang Berjualan di Sejumlah Titik Strategis Kota Bogor, Pelanggar Siap Ditindak

- Redaktur

Senin, 13 April 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
‎
Pemerintah Kota Bogor kembali menegaskan larangan bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sejumlah titik strategis dan padat aktivitas. Kebijakan ini diberlakukan demi menjaga ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan pejalan kaki dan pengguna jalan. Senin, 13/04/2026.
‎
‎Adapun kawasan yang ditetapkan sebagai area terlarang untuk PKL berjualan meliputi:
‎Sistem Satu Arah (SSA) Jalan Pajajaran, Jalan Mayor Oking, Alun-Alun Kota Bogor, Jalan Suryakancana, Jalan Pedati, Jalan Lawang Saketeng
‎
‎Pemerintah menegaskan bahwa lokasi-lokasi tersebut merupakan pusat mobilitas tinggi masyarakat yang harus terbebas dari aktivitas berdagang liar agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan ketertiban.
‎
‎Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat menyampaikan bahwa penertiban akan dilakukan secara rutin dan tegas. Para PKL yang masih nekat berjualan di zona terlarang akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
‎
‎“Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 dan Peraturan Wali Kota Nomor 11 Tahun 2023. Ini bukan sekadar imbauan, tetapi aturan yang wajib dipatuhi,” ujarnya.
‎
‎Selain penindakan, pemerintah juga mengimbau para pedagang untuk berjualan di lokasi yang telah disediakan atau zona yang diperbolehkan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk penataan kota yang lebih rapi dan terorganisir, sekaligus tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk beraktivitas secara legal.
‎
‎Masyarakat pun diharapkan ikut berperan aktif dengan tidak membeli di area terlarang, guna mendukung terciptanya lingkungan kota yang tertib, nyaman, dan aman bagi semua.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati
Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU
Bupati Humbahas Dorong APBD 2027 Tepat Sasaran, Rancangan Anggaran Rp855,54 Miliar
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:29 WIB

468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

Berita Terbaru

Parlemen

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:50 WIB