Cegah Perundungan Sejak Dini, Polsek Weleri Gelar Penyuluhan Anti-Bullying di SD N 1 Penyangkringan

- Redaktur

Senin, 25 Mei 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kendal, Jateng
Guna mengantisipasi dan mencegah secara dini perilaku kekerasan serta perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, Polsek Weleri melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan kepada ratusan peserta didik di SD N 1 Penyangkringan, Kecamatan Weleri, pada Senin (25/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di kompleks SD N 1 Penyangkringan, Jl. Tamtama No. 26 Penyangkringan. Hadir sebagai pemateri utama, Kanit Binmas Polsek Weleri Aiptu Sarono Teguh, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Penyangkringan Aiptu Ahmad Nasirin.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SD N 1 Penyangkringan, Ibu Parjilah, S.Pd., beserta jajaran bapak dan ibu guru, serta seluruh siswa-siswi sekolah setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD N 1 Penyangkringan, Ibu Parjilah, S.Pd., menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Polsek Weleri yang telah meluangkan waktu untuk memberikan sosialisasi berharga ini.

“Kegiatan ini kami pandang sangat penting sebagai upaya memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya perilaku saling menghargai. Ini adalah langkah pencegahan dini terhadap perilaku kekerasan maupun perundungan di lingkungan sekolah, sekaligus untuk menumbuhkan karakter positif pada diri anak-anak,” ujar Ibu Parjilah.

Pada sesi utama, Kanit Binmas Polsek Weleri, Aiptu Sarono Teguh, S.H., memaparkan materi komprehensif mengenai bahaya perundungan. Dalam penjelasannya, perundungan atau “bullying” didefinisikan sebagai perilaku tidak menyenangkan, baik secara verbal, fisik, maupun sosial di dunia nyata maupun dunia maya, yang membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati, dan tertekan, baik dilakukan oleh perorangan maupun kelompok.

Lebih lanjut, Aiptu Sarono memaparkan dasar hukum terkait perlindungan anak yang tertuang dalam UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Para peserta didik diberikan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis perundungan, lokasi yang rawan menjadi tempat terjadinya perundungan, faktor-faktor penyebab, hingga peran subjek dalam tindakan tersebut. Tidak hanya itu, dijelaskan pula dampak atau akibat buruk dari bullying serta berbagai upaya pencegahan nyata yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah.

Melalui materi tersebut, pihak Kepolisian juga mendorong peserta didik untuk lebih mempertebal rasa empati agar tidak melakukan tindakan perundungan kepada sesama teman. Para pelajar turut dimotivasi untuk fokus belajar demi meraih masa depan yang gemilang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai moral yang baik dapat tertanam kuat pada diri semua siswa, sekaligus meningkatkan kedisiplinan, semangat belajar, kepatuhan, serta ketaatan terhadap tata tertib baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing.

Kapolsek Weleri, AKP Yulianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa program Polsek Goes to School ini merupakan komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

“Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk menuntut ilmu. Edukasi sejak dini seperti ini sangat krusial agar anak-anak paham bahwa perundungan, sekecil apa pun, tidak boleh ditoleransi karena ada konsekuensi hukum dan dampak psikologis yang berat bagi korbannya. Kami berharap sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan orang tua dapat terus diperkuat demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa,” tegas AKP Yulianto.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya penyuluhan hingga selesai.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

SMPN 2 Sindue Tombusabora Laksanakan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Awas! Kendaraan Menunggak Pajak Jadi Target Pemeriksaan P3DW Kabupaten Bogor di Simpang Sentul ‎
Bupati Humbahas Buka Lomba Cerdas Tangkas HUT ke-23, Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berkarakter
Kadis Pendidikan Imam Faturochman : Gema Tunas Merupakan Bentuk Nyata Komitmen Pemerintah Daerah
SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka
Dampak Distribusi BBM Terganggu, Polisi Atur Lalu Lintas di SPBU Humbahas
Gerimis Tak Surutkan Semangat Siswa, Bupati Humbahas Menyapa Siswa di Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027
Hari Pertama Sekolah, ASN Boleh Antar Anak! Menteri PANRB Terbitkan Aturan Fleksibilitas Kerja
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:00 WIB

SMPN 2 Sindue Tombusabora Laksanakan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:22 WIB

Awas! Kendaraan Menunggak Pajak Jadi Target Pemeriksaan P3DW Kabupaten Bogor di Simpang Sentul ‎

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:52 WIB

Bupati Humbahas Buka Lomba Cerdas Tangkas HUT ke-23, Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berkarakter

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:48 WIB

Kadis Pendidikan Imam Faturochman : Gema Tunas Merupakan Bentuk Nyata Komitmen Pemerintah Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:18 WIB

SMAN 17 Tebo Gelar Penerimaan Tamu Ambalan, Perkuat Karakter, Jiwa Kepemimpinan, dan Semangat Kebersamaan Pramuka

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Ajak Wujudkan Lingkungan Aman Dan Ramah Anak

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:52 WIB