Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan cenderung kering. Namun, kondisi berbeda justru terjadi di wilayah Bogor yang diperkirakan tetap diguyur hujan sepanjang tahun. Rabu, 29/04/2026.
Fenomena ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, Bogor berada di kawasan kaki Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango yang memiliki tingkat kelembapan udara tinggi. Kondisi tersebut membuat pembentukan awan hujan lebih mudah terjadi, bahkan saat musim kemarau berlangsung.
“Karakter wilayah Bogor memang unik. Kelembapan yang tinggi akibat pengaruh pegunungan membuat potensi hujan tetap ada sepanjang tahun,” demikian penjelasan BMKG dalam keterangannya.
Meski begitu, terdapat perbedaan pola hujan antara musim hujan dan musim kemarau. Pada musim hujan, intensitas curah hujan di Bogor bisa berlangsung lebih lama, bahkan terjadi hampir sepanjang hari. Sementara saat kemarau, hujan umumnya turun dengan durasi lebih singkat, biasanya pada sore hingga malam hari.
Kondisi ini membuat Bogor tetap dikenal sebagai salah satu kota dengan curah hujan tinggi di Indonesia, meskipun wilayah lain di sekitarnya mengalami kekeringan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang dapat disertai angin kencang dan petir, meski berada di periode kemarau.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








