BMKG: Kemarau Lebih Kering, Tapi Bogor Tetap Diguyur Hujan Sepanjang Tahun

- Redaktur

Kamis, 30 April 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
‎
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan cenderung kering. Namun, kondisi berbeda justru terjadi di wilayah Bogor yang diperkirakan tetap diguyur hujan sepanjang tahun. Rabu, 29/04/2026.
‎
‎Fenomena ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, Bogor berada di kawasan kaki Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango yang memiliki tingkat kelembapan udara tinggi. Kondisi tersebut membuat pembentukan awan hujan lebih mudah terjadi, bahkan saat musim kemarau berlangsung.
‎
‎“Karakter wilayah Bogor memang unik. Kelembapan yang tinggi akibat pengaruh pegunungan membuat potensi hujan tetap ada sepanjang tahun,” demikian penjelasan BMKG dalam keterangannya.
‎
‎Meski begitu, terdapat perbedaan pola hujan antara musim hujan dan musim kemarau. Pada musim hujan, intensitas curah hujan di Bogor bisa berlangsung lebih lama, bahkan terjadi hampir sepanjang hari. Sementara saat kemarau, hujan umumnya turun dengan durasi lebih singkat, biasanya pada sore hingga malam hari.
‎
‎Kondisi ini membuat Bogor tetap dikenal sebagai salah satu kota dengan curah hujan tinggi di Indonesia, meskipun wilayah lain di sekitarnya mengalami kekeringan.
‎
‎BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras yang dapat disertai angin kencang dan petir, meski berada di periode kemarau.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Investor Diharapkan Dukung Pemulihan Air Bersih Lintongnihuta, Warga Diajak Jaga Kondusivitas
Bupati Humbahas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik dan Berempati
Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Air Baku di Paranginan, 80 KK Belum Terlayani
Humbahas Susun Rencana Aksi Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal, Indeks Ketahanan Pangan Turun pada 2025
dr. Henry Romulo Manalu Gantikan dr. Tiar di RSUD Doloksanggul, Apa Alasan Pergantiannya?
Bupati Humbahas Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional, Kinerja ASN Akan Dievaluasi
Kejar Piutang Pajak Hampir Rp600 Miliar, Pemkot Bogor Lantik Delapan Juru Sita Pajak Daerah
Pemkab Humbahas Sosialisasikan Anti-Korupsi, Hasil SPI 2025 Jadi Sorotan
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Investor Diharapkan Dukung Pemulihan Air Bersih Lintongnihuta, Warga Diajak Jaga Kondusivitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik dan Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Air Baku di Paranginan, 80 KK Belum Terlayani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Humbahas Susun Rencana Aksi Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Lokal, Indeks Ketahanan Pangan Turun pada 2025

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:42 WIB

dr. Henry Romulo Manalu Gantikan dr. Tiar di RSUD Doloksanggul, Apa Alasan Pergantiannya?

Berita Terbaru