Sangkakala 7 || Kabupaten Donggala, Sulteng
Camat Dampelas, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, membuka Kemah Bakti Palang Merah Remaja (PMR), pemerintah kecamatan memberi dukungan terhadap pembinaan relawan muda.
Camat sebagai wilayah, memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Jumbara PMR, perkemahan PMR (Palang Merah Remaja) di jadikan sarana untuk membentuk karakter, jepedulian dan kesiapsiagaan bencana bagi anggota PMR, kata Ketua panitia Kemah Bakti PMR Moh.
Ketua Panitia Moh. Tarif mengatakan, tujuan pertama itu untuk menjalin silaturahmi antara sekolah siswa, baik siswa maupun pembina. Kemudian juga menjadi bahan evaluasi buat pembina dan anak sekolah.
Kegiatan ini diikuti 16 Sekolah SMAN Sekabupaten Donggala, (12 SMA dan 4 Sekolah SMK), setiap sekolah di wakili 25 peserta Siswa dan di dampingi oleh pendamping 3 orang.
Ini juga di lakukan dalam rangka event ke depan yakni untuk menjadi persiapan menuju even Jumbara, ini pun masih di koordinasi oleh PMR.
Kegiatan ini di mulai 06-10 Mei 2026, kami berharap kegiatan ini bisa lebih baik dan perkembangan peserta didik juga bisa menjadi serta meneladani 7 prinsip, terutama PMI bisa menerapkan Tribakti PMR dan menerapkan 7 prinsip.

Hal yang sama Camat Dampelas Nuryadin, S.Pd mengatakan, pembukaan PMI (Palang Merah Indonesia), dan Bulan Sabit Sedunia, itu dilaksanakan di Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala dan saya di percayakan sebagai pembina upacara yang di laksanakan dengan baik.
Adapun Pelaksanaan upacaranya dan rangkaianya ada dua yakni ; Peringatan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Bulan sabit sedunia serta pembukaan Kemah Bhakti PMR 6 Mei 2026.
Hari ini adalah hari momentum bagi kita untuk mengenang semangat Bapak Palang Merah Indonesia (PMI) Mohammad Hatta (Bung Hatta), perannya adalah Ketua pertama yang di lantik tak lama setelah Kemerdekaan Indonesia 17 September 2045.
Sejarah beliau berperan besar dalam pendirian pengembangan awal organisasi ini untuk membantu korban perang dan kemanusiaan.
Bapak Palang Merah sedunia Jean Henry Dunant, beliau sebagai bapak Kemanusiaan kita melalui tetesan darah dan keringat dan perang lahirlah sebuah gerakan besar yang kini menyatukan kita di Wilayah Kecamatan Dampelas, tegas nya.

Pelaksanaan ini juga dirangkai dengan beberapa perlombaan, jadi tujuan dari pada perkemahan dilaksanakan yaitu ;
Pertama, meningkatkan keterampilan hidup sehat siswa.
Kedua, belajar berbakti dan berkarya di masyarakat.
Mereka mempererat hubungan Nasional maupun Internasional, jaga kesehatan, lalu ikuti instruksi pembina dan panitia dengan disiplin,
Kemudian menjalin persahabatan jangan hanya berkelompok dengan teman satu sekolah, kenalin teman dan unit yang lain bertukar pengalaman.
Kemudian yang terakhir bertujuan bahwa anggota PMR adalah pribadi, ringan tangan netral dan mandiri, ujar Camat Dampelas Nuryadin, S.Pd.
Camat Nuryadin, S.Pd, Menambahkan, 7 prinsip dasar Palang Merah Indonesia ( PMI ) dan gerakan Internasional Palang Merah/Bulan Sabit Merah adalah Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.
Penulis : Fitri
Editor : Priyatna








