Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA

- Redaktur

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mewajibkan setiap siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA/sederajat untuk menanam pohon. Kebijakan ini digagas sebagai upaya memperkuat penghijauan sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Selasa, 16/06/2026.

‎Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa setiap siswa nantinya ditargetkan menanam minimal satu pohon pada setiap jenjang pendidikan yang ditempuh. Dengan demikian, seorang pelajar dapat berkontribusi menanam dan merawat setidaknya tiga pohon selama masa pendidikan dari SD hingga SMA.

‎Menurut Dedie, pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diberikan melalui teori di ruang kelas. Para siswa perlu terlibat langsung dalam praktik penanaman dan perawatan pohon agar memahami pentingnya menjaga kelestarian alam serta mengenal proses pertumbuhan tanaman sebagai bagian dari siklus kehidupan.

‎“Dalam satu periode pembelajaran, paling tidak satu siswa menanam satu pohon. Saat SD menanam satu pohon, kemudian di SMP menanam lagi satu pohon, dan saat SMA menanam satu pohon lagi,” ujar Dedie saat kegiatan penanaman pohon di Kota Bogor.

‎Rencana penyusunan Perwali tersebut disampaikan bertepatan dengan kegiatan penanaman 544 pohon yang digelar Pemkot Bogor dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Program ini menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang terus didorong pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber daya air.

‎Selain bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, kebijakan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab peserta didik terhadap kelestarian alam. Melalui pengalaman menanam dan merawat pohon secara langsung, generasi muda diharapkan memahami bahwa keberlangsungan lingkungan bergantung pada peran manusia dalam menjaga dan melestarikannya.

‎Pemkot Bogor berharap program ini dapat menjadi gerakan jangka panjang yang melibatkan seluruh pelajar di Kota Bogor, sehingga tercipta budaya peduli lingkungan yang kuat serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian sumber daya alam di masa depan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pemerintah Humbahas Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Puting Beliung di Doloksanggul
Wakil Bupati Toba Buka Balige Writers Festival (BWF) 2026, Perkuat Literasi Sastra, dan Budaya Menulis Indonesia
Hansy Debataraja Apresiasi Bupati Humbahas, Akses Jalan TMMD Buka Harapan Baru bagi Warga Desa Sijarango
Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana
Percepatan Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabo Dam Dikebut
Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026
Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta
Pertama Kali, Pemkab Humbang Hasundutan Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Humbahas pada HUT ke-23
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemerintah Humbahas Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Puting Beliung di Doloksanggul

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:27 WIB

Wakil Bupati Toba Buka Balige Writers Festival (BWF) 2026, Perkuat Literasi Sastra, dan Budaya Menulis Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:13 WIB

Hansy Debataraja Apresiasi Bupati Humbahas, Akses Jalan TMMD Buka Harapan Baru bagi Warga Desa Sijarango

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026

Berita Terbaru