JAKARTA | Sangkakala.tv –
Pada waktu kita memasukkan sebuah baterai ke dalam sebuah Jam Dinding, maka Jam Dinding itu mulai bekerja menjalankan tugasnya.
Detik demi detik,
Menit demi menit,
Jam demi jam,
ia terus bekerja dan bekerja, sampai baterai itu habis.
Jam dinding itu bekerja tanpa pamrih ;
Di lihat orang atau tidak, ia tetap berdenting,
Di hargai orang atau tidak, ia tetap berputar,
Walaupun tak seorang mengucapkan terima kasih, ia tetap bekerja.
Pada waktu bekerja, ia tetap menyuarakan Kebenaran, ia selalu bicara apa adanya ;
Ketika jarum menunjukkan angka tujuh, ia pun berbunyi tujuh kali.
begitu seterusnya, tanpa di lebihkan atau di kurangi sedikitpun juga.
Ketika Kita Lahir Di Dunia Ini, Kita juga Mempunyai yaitu Baterai Nafas Kehidupan.
Dengan Nafas Kehidupan itu, maksudnya agar kita bisa bekerja dan terus berkarya, serta memberi se-banyak²nya manfaat bagi sesama, Bangsa Dan Negara seperti halnya Jam Dinding tadi.
Selama baterai itu masih berfungsi, biarlah kita terus Melakukan Hal² yang Baik dan Berguna bagi sesama, Tanamlah Kebajikan, Jangan Berbuat Kejahatan , Sucikan Lah Hati Dan Pikiran.
Tak usah memusingkan diri dengan Pujian dan Penghargaan, sekalipun hal² baik yang kita lakukan tidak di lihat dan tidak di hargai oleh orang lain, kita harus terus melakukannya. (Redaksi)
MAKNA HIDUP ADALAH HIDUP YANG BERGUNA UNTUK SESAMA , BANGSA DAN NEGARA.
SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI








