Permintaan Maaf Yahya Waloni Di Maafkan PGI, Semoga Jadi Pelajaran.

- Redaktur

Selasa, 28 September 2021 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Permintaan maaf dari tersangka kasus penodaan agama Yahya Waloni, diterima dan di maafkan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

” Jika memang seperti itu, kita maafkan dan semoga hal itu menjadi pelajaran buat Yahya Waloni sendiri dan kita semua untuk tidak melakukan hal yang menjelekkan agama atau kepercayaan lainnya,” kata Humas PGI, Philip Situmorang, kepada wartawan, Senin (27/9/2021).

Philips Situmorang mengingatkan kalau Indonesia merupakan bangsa yang plural, berharap semua masyarakat dan tokoh agama untuk saling toleransi dan tidak menyakiti agama satu dengan lainnya.

“Sebagai tokoh agama apapun hendaknya menyampaikan hal-hal yang sesuai dan tidak menyinggung atau menyakiti kepercayaan orang lain,” ujarnya.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta kasus itu menjadi pelajaran bagi Yahya Waloni dan semua pemuka agama.

Lanjut Philips, “Bangsa ini adalah bangsa plural, yang berbeda-beda namun kita punya kekuatan yang besar jika yang berbeda-beda itu bisa secara bersama-sama untuk kemajuan bangsa” .

Sebelumnya, Yahya Waloni, meminta maaf kepada kaum Nasrani. Yahya Waloni mengaku menyesal karena merasa apa yang dilakukannya melanggar etika dalam berdakwah.

Awalnya Yahya Waloni menyampaikan mencabut surat kuasanya kepada pengacaranya dan mencabut gugatan praperadilannya.

Yahya Waloni memberikan pernyataannya dalam sidang praperadilan yang digelar di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).

“Ada hal yang ingin saya sampaikan bahwa masalah saya ini bukan masalah berat, masalah saya ini adalah masalah etika, kesantunan dan moralitas. Saya kira terkait dengan apa yang sudah kita lalui tadi mengenai hukum pelaksanaan daripada sidang praperadilan itu tidak mungkin saya lakukan dan sudah disahkan,” kata Yahya.

Yahya mengaku, sebagai manusia yang dididik di suatu lingkungan yang beretika dan bermoral baik, ia menyampaikan ingin meminta maaf dan siap menerima konsekuensi dakwah yang telah melampaui batasan etika. Ia mengaku menyesal telah menyampaikan pernyataannya dalam video yang telah viral itu.

“Saya dalam hal ini sebagai manusia normal yang hidup dididik dalam satu lingkungan yang beretika dan bermoral baik, memohon maaf atas khilaf dan salah saya yang tidak memberikan contoh yang baik dalam menetapkan sebuah konsekuensi komitmen dakwah sehingga telah melampaui batasan-batasan etika dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, ” kata Yahya.

“Dan ini yang saya sangat sesali setelah melihat video itu rasanya tidak sesuai dengan apa yang saya tekuni selama ini sebagai seorang pendakwah. Nabi mengajarkan kita untuk selalu mengedepankan akhlakul karimah, ” imbuhnya.

“Tapi sebelumnya di hadapan khalayak, di hadapan wartawan saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia wabil khusus kepada saudara-saudaraku sebangsa setanah air kaum Nasrani,” ucap Yahya Waloni.

“Mudah-mudahan di kemudian hari Allah SWT akan berikan kepada saya hikmah lebih baik untuk menjadi seorang pendakwah yang menjadi tauladan. Jadi kejayaan NKRI, seluruh putra-putri bangsa, mudah-mudahan Allah SWT menolong kita semua,” kata Yahya. (Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban
Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030
Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan
Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029
Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga
Warga Kecewa Kondisi Baru Masjid Nurul Wathon Pakansari, Fasilitas Dinilai Banyak Rusak
Wakil Bupati Tapteng Berangkatkan Calon Jemaah Haji Kloter 14 Embarkasi Medan
55 Jamaah Calon Haji Asal Tapteng Diberangkatkan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:57 WIB

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:22 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:58 WIB

Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:59 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Terima penghargaan dari Kementerian Hukum

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:47 WIB