” BERBAKTI KEPADA ORANG TUA SAAT MEREKA MASIH HIDUP DI DUNIA “

- Redaktur

Senin, 4 Oktober 2021 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN Sangkakala.tv –
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۖ وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۚ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan Aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”[Al-‘Ankabuut (29) : 8] Lihat juga surat Luqman ayat 14-15.

Contoh berbakti kepada orang tua ketika masih hidup :

1. Mendoakan mereka agar diberi hidayah dan kekuatan untuk menjalankan ibadah.

2. Membimbing mereka agar mengetahui tauhid dan mengikuti sunnah Nabi ﷺ

3. Berdiri menyambut kedatangan mereka dengan wajah berseri dan ceria, mendahului mengucapkan salam dan mencium tangan keduanya, serta menempatkannya di tempat dimana mereka merasa nyaman.

4. Memberikan perhatian dan pelayanan yang baik ketika orangtua berada di rumah anaknya.

5. Berusaha membebaskan orangtua dari beban hutang dan menjenguknya ketika sakit.

6. Memohon maaf jika anak tidak dapat memenuhi suatu keinginan dari orangtua.

(07). Menghindari hal2 yg membuat mereka bersedih, meskipun itu perkara yang sepele

8. Menafkahi orangtua jika mereka berada dalam kekurangan dan tidak bersikap kikir

9. Bersikap mengalah serta menerima pendapat dari orangtua apabila berbenturan dengan pendapat anak, selama pendapat itu tidak menyelisihi syariat

10. Tidaklah memanggil orangtua dengan namanya, tetapi memanggil mereka dengan ucapan ibu, bapak dll.

11. Hendaknya berkata dengan lembut, sopan, tawadhu’ & tidak mengeraskan suara atau berkata kasar kepada orangtua

12. Tidak duduk sebelum mereka duduk, serta duduk di hadapan keduanya dengan santun, hormat dan tidak menjulurkan kaki.

13. Tidak menyela ketika mereka sedang berbicara, tetapi hendaknya berkata setelah orangtua menyelesaikan perkataannya.

14. Tidak mengagetkan orangtua ketika mereka sedang tidur atau beristirahat.

15. Menghadapkan wajah & badan kepada keduanya apabila mereka sedang berbicara

16. Bersegera menjawab seruan orangtua, dan lebih mendahulukan mereka daripada perkara ibadah sunnah.

17. Meluruskan kedua orangtua dengan cara yang santun, apabila ada yang keliru dalam masalah dunia dan agama.

18. Membantu pekerjaan atau kesibukan kedua orangtua, & tidak membebani mereka dengan banyaknya tuntutan

19. Memprioritaskan mereka dalam perkara makanan, minuman, pakaian dll

20. Tidak duduk di tempat yang lebih tinggi dari tempat duduk kedua orangtua

21. Sering mengunjungi kedua orangtua, serta memberikan kepada mereka hadiah.

22. Hendaknya meminta izin dulu kepada mereka ketika hendak keluar rumah.

23. Tidak pernah mengutamakan istri dan anak-anak daripada kedua orangtua.

24. Menjaga nama baik, kehormatan serta harta benda kedua orangtua.

25. Tidak mencela orangtua orang lain yang mengakibatkan orangtuanya juga dicela.

26. Bersikap menghormati sanak kerabat serta teman-teman dari orangtua,

27. Mendidik serta mengajarkan anak agar bersikap hormat dan sopan kepada nenek & kakek mereka.

28. Tidak masuk ke kediaman atau kamar orangtua sebelum mendapatkan izin dari keduanya, terutama di waktu istirahat atau sewaktu mereka tidur.

29. Mengantarkan orangtua apabila mereka berkeinginan utk mendatangi suatu tempat.

30. Memberangkatkan orangtua untuk haji dan umroh ketika mereka masih hidup, jika anak memiliki kemampuan secara materi. (Majid)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan
Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan
Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat
GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat
Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air
PWI Kota Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi serta Kenalkan Direksi Baru
Kapolsek Balaesang Iptu Ramto L : Warga Jawa Perantau dan Lokal Nikmati Rasa Syukur Lebaran Ketupat di Pantai Sibayu
Khutbah Jumat: Usai Ramadan, Umat Diingatkan Jangan Hanya Rajin Ibadah Saat Bulan Suci
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:15 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Penerimaan Sakramen Krisma dan Pelantikan Pengurus Gereja se-Paroki St. Lusia Parlilitan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Perayaan Paskah Oikumene Tapteng, Bupati: Kita Harus Bangkit dan Menjadi Pejuang Pemulihan

Rabu, 15 April 2026 - 15:15 WIB

Meriah dan Penuh Hikmat, Pemkab Humbahas Rayakan Paskah 2026 Bersama Masyarakat

Senin, 6 April 2026 - 16:47 WIB

GKPI (Gereja Kristen Protestan Indonesia) se-Resort Lintongnihuta Semarakkan Paskah II di Simpang Kawat

Minggu, 5 April 2026 - 09:07 WIB

Ponpes Tahfizh Darut Taufik Ar-Rahman Gelar Halal Bihalal, Dihadiri Sejumlah Artis Tanah Air

Berita Terbaru