*JANGAN DUSTA*

- Redaktur

Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
“Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota” (Efesus 4:25).

*Dusta atau bohong adalah menyatakan sesuatu yang tidak benar. Bisa dalam bentuk lisan, isyarat maupun tulisan.

Tujuan orang berdusta tentu bermacam-macam, misalnya: menutupi perbuatan jahat, mencari keuntungan, mencelakai orang lain, menyelamatkan diri sendiri dalam situasi tertentu, dll.

Apa pun motivasinya, berdusta adalah perbuatan dosa karena melanggar perintah Tuhan ke-9 yaitu ; “Jangan Berdusta” (Keluaran 20:16).

Berdusta adalah tindakan jahat karena melawan kebenaran.
Sekalipun kita sering mendengar ungkapan _”jujur ajur”,_ tapi dalam iman Kekristenan ungkapan tersebut sangat keliru.

Justru orang jujur akan mujur bukan hancur.
Dusta dan kebohonganlah yang akan menjadikan hidup seseorang hancur berantakan.

Saudaraku terkasih, sudah banyak kejadian keluarga menjadi hancur berantakan karena ketidak jujuran yang dilakukan oleh salah satu atau beberapa anggota keluarga.

Kasus penyebab hancurnya keluarga biasanya dipicu oleh karena perselingkuhan (ada wanita atau pria idaman lain). Orang yang melakukannya pasti berusaha untuk selalu menutupi dengan dusta dan kebohongan. Namun serapat-rapatnya ditutupi pasti akan ketahuan juga. Tentu penyebab lainnya masih banyak.

Sudah bisa dipastikan perbuatan dusta akan sangat melukai hati dan batin orang lain. Terlebih jika itu menimpa keluarga kita, maka keharmonisan dan kebahagiaan keluarga akan luntur dan sirna. Oleh karena itu jangan ada lagi dusta di antara anggota keluarga.

Firman Tuhan saat ini mengingatkan 2 hal :

1. Buang dusta.
Mengapa dusta harus dibuang ? Ya, karena dusta itu tindakan yang sangat keji dan jahat, seperti apa yang Tuhan firmankan dalam Amsal 12:22 : “Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya”.

2. Berkata benar.
Berkata benar artinya *berkata jujur apa adanya, sesuai dengan kenyataan.
Orang jujur akan mujur seperti janji Tuhan dalam Amsal 2:7 :
“Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya”.

Untuk itu, mari kita memulai berbuat jujur.

Tinggalkan semua dusta.
Maka keluarga kita akan dipulihkan oleh Tuhan.

Amin, Tuhan Yesus memberkati keluarga kita.

*(Lukas Istiadi)*

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Kadisporapar Ikuti Sholat Istisqa Berjamaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau
Kades Tanamea Hery Daud Widu Dampingi Camat Banawa Selatan, Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, 1448 H/ 2026 M
*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Jumat, 18 September 2026 - 21:16 WIB

Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang

Senin, 7 September 2026 - 08:04 WIB

Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia

Kamis, 3 September 2026 - 19:24 WIB

Kadisporapar Ikuti Sholat Istisqa Berjamaah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau

Berita Terbaru