*ARTIS YANG TAK TAKUT UNGKAP IDAP HIV*

- Redaktur

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –

Siapa tidak kenal Didi Mirhard, mantan anggota tim bayangan sofball Indonesia yang juga menjadi model, bintang sinetron, iklan dan tarik suara. Didi mencapai masa jaya dalam dekade 90’an. Namun ketenaran yang dia terima membawa dia larut dalam gemerlap dunia selebritis.

Tanpa disadarinya suatu bahaya mengancam hidupnya. Penyakit AIDS yang dia derita telah membawanya berpulang menghadap yang Kuasa. Namun inilah kisah dan kesaksian akhir hidupnya seperti yang disaksikan Ollyanda, kakaknya, Ita, keponakannya dan Didi Mirhard sendiri semasa hidupnya.

Ollyanda mengenang apa yang dialami adiknya, Didi Mirhard, “Suatu saat di bulan November, Didi sakit panas dan tidak mau berhenti hingga akhirnya dia dirawat disebuah rumah sakit. Tidak puas dengan pelayanan yang ada Didi minta dipindahkan ke rumah sakit Cinere. Disinilah dokter melakukan observasi atas darah Didi. Darah Didi dibawa ke laboratorium RSCM dan akhirnya diketahui bahwa Didi telah terinfeksi HIV+.”

Saat itu keluarga tidak mau memberitahukan hal ini pada Didi sampai akhirnya dia mengetahui hal ini dengan sendirinya. Hal ini telah membuat Didi down namun dalam keadaan demikian dia kemudian berusaha mencari Tuhan.

Didi mengungkapkan, “Saat saya mengetahui hal ini, saya mengambil keputusan untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Saya banyak membaca Alkitab untuk mengenal Firman Tuhan dan saya berdoa. Semua itu ternyata memberi kekuatan pada saya. Saya benar-benar mendapatkan kekuatan dari semua hal itu untuk menghadapi keadaan saya.”

Olly melihat keputusan positif yang diambil adiknya ini dan mendukungnya, “Adik saya, Didi saat itu tahu bahwa Tuhan punya rencana yang besar untuk jadi saksiNya. Dia memegang Firman Tuhan menjadi kekuatan baginya untuk menghadapi pergumulan yang berat ini. Hidup Didi benar-benar dipulihkan dan titik baliknya ialah ketika ia mengalami pertobatan dan mulai mencari Tuhan. Saya percaya Didi memperoleh kekuatan untuk bersaksi bahwa dia sudah terkena AIDS. Didi sering katakan bahwa dia tidak malu dan takut karena dia tahu bahwa saat itu dia sedang berjalan bersama Tuhan.”

Semua keputusan dan tindakan Didi Mirhard juga tidak lepas dari perhatian Ita, seorang keponakan Didi.

“Saya dapat membayangkan apa oom Didi alami, saya tidak tahu bagaimana jika hal itu menimpa diri saya. Namun yang membuat saya heran ialah bagaimana oom Didi menanggapi hal itu, dia mau menjalani hal ini dengan tenang, dia berserah pada Tuhan dan tetap percaya pada kuasa Tuhan, ” ungkap Ita.

Olly yang melihat perjuangan Didi kagum dengan karya Tuhan, “Semua pergumulan yang menimpa adik saya, Didi telah menjadi mujizat bagi keluarga kami. Sejak Didi sakit, kami sekeluarga dibawa mengalami pertobatan dalam kehidupan kami masing-masing. Keluarga kami dibawa kembali kepada jalan Tuhan.

Demikian juga dengan apa yang dialami Ita, “Saya bersyukur diberi kesempatan untuk bertobat. Semua jalan pertobatan saya ini karena perjalanan saya bersama oom Didi. Saya dulu juga pernah berada dalam jalan yang salah namun saya melihat Kasih Kristus sungguh nyata dalam diri oom Didi.”

Dengan kekuatan yang diperolehnya dari Tuhan, Didi Mirhard sungguh-sungguh menyerahkan dirinya untuk melayani Tuhan. Dari satu tempat ke tempat lain Didi tidak pernah berhenti bersaksi dan memuliakan nama Tuhan.

“Dalam kondisi sakit sekalipun, saya bisa melihat Om Didi sayang sama saya. Apa perbuatan jahat yang tidak pernah saya lakukan padanya sejak saya tinggal dengan Om Didi. Namun dalam kondisi sakitpun dia tetap memperhatikan saya. Jauh-jauh Om Didi menelpon saya di Bandung dan mengatakan betapa dia menginginkan saya pulang karena dia masih mengasihi saya sebagai keponakannya.

Dia juga memohon saya kembali ke jalan Tuhan. Sampai seperti itu kasih oom Didi pada saya, itu menjadi pengalaman berharga bagi saya,” demikian Ita mengenang om kesayangannya itu.

“Didi telah menerima Yesus dalam hatinya sejak dia bertobat, sampai ajalnya menjelang dia tetap ada dalam Tuhan. Itu menjadi sukacita bagi keluarga kami, walau sedih karena kehilangan dia namun kami bersukacita karena hidupnya.

Didi tidak pernah merasa takut walau ajal menantinya karena dia yakin akan menerima tempat terindah bersama Kristus di Surga,” demikian Ollyanda menutup kisah tentang adiknya tercinta tersebut.

*Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. (1Timotius 6:12)*

*Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. (2 Timotius 4:7)*

_*Sumber Kesaksian : Didi Mirhard*_ –

(Calves.C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tetap Berjuang Demi Humbahas yang Lebih Baik

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:00 WIB