BANTEN | Sangkakala.tv –
📖 Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,
*لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ بِهِ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أُنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيَْما أَبْلَاهُ*
*“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga dia ditanya tentang empat perkara:*
*(1⃣) tentang umurnya, pada hal apa dia habiskan ?,*
*(2⃣) tentang ilmunya, bagaimana dia beramal dengannya ?,*
*(3⃣) tentang hartanya, dari mana dia dapatkan dan pada hal apa dia belanjakan ?,*
*(4⃣) dan tentang jasadnya pada hal apa dia usangkan/gunakan ?.”*
_[Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Ad-Darimy, Abu Ya’lâ, Al-Baihaqy dalam Al-Madkhal dan selainnya. Lafazh hadits milik Al-Baihaqy. ]._
*📝Faedah Hadits:*
》》1. Kewajiban menggunakan waktu atau umur di dunia dengan ibadah dan hal-hal yang bermanfaat.
》》2. Kewajiban menuntut ilmu agama, mengamalkan dan mendakwahkan.
》》3. Kewajiban mencari nafkah dengan jalan yang halal dan menafkahkan ke jalan kebaikan.
》》4. Kewajiban menggunakan badan untuk hal-hal yang baik dan menjahui hal-hal yang maksiat
》》5. Harta sedikit yang halal lebih baik dari pada banyak tapi haram atau syubhat.
》》6. Dalam masalah harta ada 2 pertanyaan, tentang dari mana didapatkan dan kemana dibelanjakan. Ini menunjukkan pentingnya berhati-hati dalam mencari harta. Harus dipastikan harta halalan thayyiban dan harus diperhatikan untuk dibelanjakan ke jalan yang benar.
》》7. Pada waktu keadaan berharta maka gunakan kesempatan itu untuk banyak-banyak bersedekah di jalan Allah, dan ini adalah harta kita yang sebenarnya yang dibawa mati. karena tidak tahu apakah harta itu nanti akan tetap ada atau akan habis.
Wallahu a’lam
(Majid)








