” TUHAN JESUS KRISTUS ADALAH GEMBALAKU, TAKKAN KEKURANGAN AKU “

- Redaktur

Minggu, 28 November 2021 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Kristen :

*_”KITA HANYALAH DEBU”_*

Mazmur 103 : 14
“Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.” (Mazmur 103 : 14)

(1). Melalui kehidupan kita sehari-hari kita bisa merasakan ukuran besarnya kasih dan kemurahan Tuhan kepada kita.

Tetapi kita sering mengecewakan Tuhan melalui ketidaktaatan dan pemberontakan kita, tetapi kasih setia Tuhan kepada kita tidak pernah berubah, Ia tetap mencintai kita.

“Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.” (Mazmur 103 : 13).

Tuhan sangat menyadari kelemahan kita, karena Dia ingat bahwa kita ini hanyalah debu. Bukan berarti Tuhan membiarkan kita hidup dan terus hidup dalam dosa. Seringkali kita membuat dalil bahwa sebagai manusia adalah wajar kalau melakukan kesalahan atau khilaf.

Bukan karena Tuhan mengerti bahwa kita ini lemah, tetapi Dia tidak akan berkompromi dengan dosa-dosa yang kita perbuat. Tuhan tahu bahwa hari-hari kita di dunia ini singkat, karena itu keselamatan Tuhan inginkan supaya kita menggunakan waktu sebaik mungkin dan terus berjuang untuk mengerjakan yang kita terima dengan hati yang takut akan Tuhan.

“Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.”
(Mazmur 103 : 3-4).

(2). Karena Tuhan tahu kita ini lemah maka Ia akan melepaskan tangan-Nya untuk membantu kita. “Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.” (Yesaya 40 : 28).

Melalui Roh Kudus sebagai Parakletos, yang artinya penolong atau pembela, Tuhan akan membantu, membimbing kita kepada seluruh kebenaranNya.

Tujuannya adalah supaya kita tidak mengalami kebinasaan. Bangsa Israel sering kali jatuh dalam dosa pemberontakan, Tuhan sabar terhadap mereka.

“Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung.

Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan.” (Hosea 11 : 2,4).

” Dalam kelemahanlah Kuasa Tuhan semakin sempurna dinyatakan atas kita “.

Bagi setiap kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Jesus Kristus (Roma 5 : 1) – Tidak ada masalah – bahkan maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat dan hal apa pun, tidak ada yang dapat memisahkan kita dari Kasih Allah dalam Kristus Jesus (Roma 8 : 38-39).

“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota Kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia (Yakobus 1:12). Bukan langkah pertama yang akan menentukan, tetapi, langkah akhirlah yang akan menentukan nasib setiap kita (Matius 20 : 1-16).

Setiap orang yang berubah setia – berbalik dari Kebenarannya pada akhir hidupnya, maka segala kebenarannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena dosa yang dilakukannya (Yehezkiel 18:24).

Jadi, teruslah setia dan bertahan dalam penganiayaan dengan senantiasa bergantung sepenuhnya pada Allah kita yang adalah sumber penghiburan yang akan menghibur kita, sehingga kita pun sanggup menghibur mereka yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kita terima sendiri dari Allah…(2 Korintus 1 : 3-5).

Sebagai anak-anak Tuhan, hendaklah kita senantiasa yakin bahwa “Penderitaan zaman sekarang ini, tidak dapat dibandingkan dengan Kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita kelak (Roma 8 : 18).

Selamat hari Minggu, selamat beribadah dan “Hendaklah kita tetap setia sampai mati, dan Tuhan akan mengaruniakan mahkota Kehidupan ! ” (Wahyu 2 : 10). (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru