* KETIKA SEMUA TIADA *

- Redaktur

Sabtu, 18 Desember 2021 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Kristen :

* TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN ! *
*( Ayub 1:21b )*

Seorang pengusaha persewaan tenda dan alat pesta mendapat pesanan kursi VIP dalam jumlah besar.
Ia begitu bersyukur karena ketika itu sedang sepi order.
Demi pelanggan, ia rela menyewa kursi dari sesama pengusaha persewaan sebab ia tidak memiliki kursi sejumlah yang dipesan.
Siapa sangka jika penyewanya ternyata kawanan pencuri !
Kursi-kursi senilai dua ratusan juta itu raib dibawa kabur dalam hitungan jam.

Dalam waktu satu hari Ayub kehilangan harta benda sekaligus anak-anaknya.
Namun imannya yang tangguh tidak membuatnya marah, protes, mengancam atau bersungut-sungut.

Kesedihan disikapinya dengan mengoyakkan jubah, mencukur kepala dan sujud menyembah Allah.

Ia mengucapkan sebuah pengakuan iman :
” Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan ! ” (ay. 21).
Respons Ayub ini didasari kesadaran bahwa segala yang ada padanya adalah pemberian Tuhan. Ia patut merelakan sewaktu-waktu Tuhan mengambil kembali.

Bagaimana jika hal itu menimpa kita?
Bisnis merugi, harta benda habis, kehilangan anggota keluarga, mengalami sakit-penyakit dan lain sebagainya.
Sanggupkah kita menyikapinya dengan keteguhan iman seperti Ayub ?

Atau sebaliknya, kita mengalami kelumpuhan perasaan dan menjadi gelap hati ?

Mari kita sadari bahwa respons kita memperlihatkan cara pandang kita terhadap kepemilikan.

Berduka saat kemalangan menimpa adalah wajar.
Ayub pun merasakan dan mengungkapkannya.

Namun, iman yang tangguh akan membuat kita menyadari bahwa segala yang kita miliki adalah titipan milik Tuhan.

* Tuhanlah satu-satunya harta sejati yang patut kita jaga selamanya.

* Kemalangan dan penderitaan tidak akan pernah dapat memisahkan kita dari-Nya. *

* KEMALANGAN DAN KEBERUNTUNGAN BUKAN UKURAN, JADIKAN ALLAH SEBAGAI PUSAT HIDUP BAGAIMANAPUN KONDISI KITA. *

(Calves.C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru