SDN O1 Telaga Murni, Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun.

- Redaktur

Senin, 20 Desember 2021 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Melansir dari situs Kemkes RI, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan ; pihaknya sudah mempersiapkan kick off pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Pelaksanan vaksinasi ini juga sudah sesuai dengan instruksi Presiden.

Diketahui, vaksin yang akan digunakan untuk anak usia 6-11 tahun adalah jenis Sinovac. Vaksin ini sudah mengantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA). Sebanyak 6,4 juta dosis vaksin Sinovac akan digunakan hingga akhir Desember 2021.

Berdasarkan kajian dari ITAGI dan Evidence Based yang dilaksanakan, Sinovac ini memiliki KIPI yang kecil sehingga diprioritaskan untuk anak-anak, di agenda kick off vaksinasi anak 6-11 tahun di SD Negeri Telaga Murni 01.

Menurut Hj.Roneti, total terdapat 480 anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bekasi. Mereka akan menerima vaksin Sinovac.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, vaksinasi anak hari ini akan digelar Sekolah Dasar Telaga Murni 01,Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Puskesmas juga sudah siap melaksanakan vaksinasi ini, ” kata Hj.Roneti.

“Alhamdulillah antusias para siswa yang didukung oleh orang tuanya dalam vaksinasi ini cukup bagus, jadi sejauh ini tidak ada kendala, ” jelas Hj Roneti kepada Sekolah SDN Telaga Murni 01, Senin (20/12/2021).

Menurutnya, ada 10 tenaga kesehatan dibantu para guru serta Babinsa dan Bimaspol setempat dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. Pemberian suntik vaksin terhadap ratusan murid di SDN Telagamurni 01 diwarnai sejumlah murid yang menangis histeris, lantaran takut jarum suntik.

“Kita ada 10 orang tenaga kesehatan dari Puskesmas, juga dibantu guru dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini, ” lanjutnya.

Ia juga berharap, dengan adanya vaksinasi tahap pertama ini, bisa mempercepat belajar tatap muka seratus persen bisa kembali digelar.

“Iya saya berharap dengan adanya pemberian suntik vaksin ini, kedepannya sekolah sudah bisa menggelar pembelajaran tatap muka seratus persen, tidak lagi hanya lima puluh persen. Karna, pasti sangat berbeda pelajaran yang ditangkap oleh siswa secara langsung dengan daring, ” ungkapnya.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Mengapresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan Puskesmas Muaragembong
Puskesmas Empanang Lakukan Penemuan Kasus ILTB Melalui Penyuntikan Tuberkulin di Desa Laja Sandang
Bidan Desa Dukung Percepatan Pendataan Kelahiran, Kadis Dukcapil Humbahas Beri Apresiasi
Penghargaan dan Kasus Dugaan Keracunan MBG, Perlu Dilihat Secara Terpisah
Puskesmas Putussibau Utara Bersama Dinas Kesehatan PP dan KB Hadirkan Layanan Kesehatan di DTPK
Meski Sempat Melonjak, Dinkes Pastikan Kabupaten Bogor Aman dari Kasus Campak Sepanjang 2026
Pemkot Bogor Percepat Eliminasi TBC 2030, Dinkes Perkuat Deteksi Dini hingga Kolaborasi Lintas Sektor ‎
Sidokkes Polres Kendal Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Jamaah Masjid Agung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Mengapresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan Puskesmas Muaragembong

Jumat, 17 April 2026 - 14:21 WIB

Puskesmas Empanang Lakukan Penemuan Kasus ILTB Melalui Penyuntikan Tuberkulin di Desa Laja Sandang

Selasa, 7 April 2026 - 22:06 WIB

Bidan Desa Dukung Percepatan Pendataan Kelahiran, Kadis Dukcapil Humbahas Beri Apresiasi

Sabtu, 4 April 2026 - 10:26 WIB

Penghargaan dan Kasus Dugaan Keracunan MBG, Perlu Dilihat Secara Terpisah

Jumat, 3 April 2026 - 16:51 WIB

Puskesmas Putussibau Utara Bersama Dinas Kesehatan PP dan KB Hadirkan Layanan Kesehatan di DTPK

Berita Terbaru

Ekonomi

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:23 WIB