JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Buddha :
-Cermin memantulkan apa yang kita berikan padanya secara sempurna.
-Jika kita tersenyum pada cermin, cermin akan memantulkan senyuman kita..
-Jika kamu menangis pada cermin, cermin akan memantulkan tangisanmu.
-Jika kamu menunjukkan kebengisan pada cermin, cermin akan memantulkan wajah bengismu..
-Cermin akan memantulkan gemuk kurus, hitam putih dan tinggi pendeknya diri kita.
-Demikian pula dengan Hidup ini…
-Apa yang kita berikan kepada Hidup ini, maka semuanya akan berbalik kepada kita juga.
-Jika kita tersenyum, maka, senyum itu akan berbalik kepada kita. Jika kita cemberut pada Hidup, Hidup akan cemberut juga!
-Jika kamu berbuat kebaikan, Hidup akan mengembalikan kebaikan padamu..
-Jika kamu bermurah hati dan mengasihi sesama, Hidup akan bermurah hati dan mengasihimu..
-Jika kita egois dan merugikan sesama, Hidup akan bersikap egois, pelit dan merugikan kita juga..
Untuk Itu sobat Kebajikan, Lakukanlah segala sesuatu yang membangun, yang menghidupkan dan yang memberkati & menguntungkan orang lain.
Karena ketika kita menabur benih kebaikan, kita pun akan menuai Kebaikan Dan Kebahagiaan.
-Apa yang Kita inginkan terjadi dalam Hidup Ini, lakukanlah itu terlebih dahulu dalam Hidup Kita, sebab Hidup ibarat sebuah CERMIN.
-Semua wajah yang ada Di Dunia ini adalah CERMIN wajah kita sendiri.
-Wajah bagaimanakah yang tampak pada orang-orang yang anda jumpai….???
INGAT.
-Orang lain tidak pernah mengingat dan menghargai kebaikanmu.
-Orang lain hanya melihat kelemahan-mu.
-Walau demikian, tetaplah menjadi Baik sampai Akhir.
-Orang Baik tidak perlu Membuktikan apa-apa.
-Orang Baik itu Berpegang pada Kejujuran Hati Nurani sendiri.
-Tidak perlu menjelaskan Apa dan Siapa Diri Kita Kebaikan tidak memerlukan Pengakuan.
-Sebab Orang yang Memahami kita tidak perlu itu…
-Sedangkan Orang PEMBENCI Diri Kita yang Hatinya Iri dan Dengki, Tetaplah tidak akan percaya itu…!!!
-Tetaplah menjadi Baik sampai Akhir..
-Ingatlah, hujan yang turun menyirami, baik bunga bakung dan ilalang; menumbuhkan, baik padi di sawah maupun semak berduri….!!!
-Hendaknya kebaikan Kita tercurah bagai hujan, membantu dan menyelamatkan siapapun tanpa membedakan orang……!!!
“Jika kita bisa mengenali diri dengan baik ,maka kita akan mengenal orang lain dan memperlakukan orang lain ,& juga Hidup dengan baik”
-Kesalahan dalam hidup bukan berarti kehancuran.
-Belajar dari kesalahan, cara menyikapi dengan bijaksana, menyadari, mencermati kesalahan dan bertindak dengan cerdas.
-Terus berbuat kebaikan, merasa malu berbuat kejahatan dan takut akan akibat perbuatan jahat, menjadi pelindung dalam kehidupan.
Y .
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.
SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI.
(Redaksi)








