Desa Jatiwangi Bersama Polsek Cikarang Barat, Laksanakan Vaksinasi Usia 6-11 Thn.

- Redaktur

Sabtu, 8 Januari 2022 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI | SANGKAKALA 7 –
Melansir dari situs Kemkes RI, Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan kick off pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Pelaksanan vaksinasi ini juga sudah sesuai dengan instruksi Presiden.

Diketahui, vaksin yang akan digunakan untuk anak usia 6-11 tahun adalah jenis Sinovac. Vaksin ini sudah mengantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Berdasarkan kajian dari ITAGI dan evidence based yang dilaksanakan, Sinovac ini memiliki KIPI yang kecil sehingga diprioritaskan untuk anak-anak, di agenda kick off vaksinasi anak 6-11 tahun di SDN-SDN.

Menurut Kepala Desa Jatiwangi total terdapat 50 anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bekasi . Mereka akan menerima vaksin Sinovac.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, vaksinasi anak hari ini akan digelar untuk Sekolah Dasar Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

SDN – SDN daerah Desa Jatiwangi tersebut. “2 Puskesmas juga sudah siap melaksanakan vaksinasi ini, ” kata Yowada Adieztria (abah).

“Alhamdulillah antusias para siswa yang didukung oleh orang tuanya dalam vaksinasi ini cukup bagus, jadi sejauh ini tidak ada kendala, ” jelas Kepala Desa Jatiwangi Yowada Adieztria, Sabtu 08/01/2022.

Menurutnya, ada 20 tenaga kesehatan dibantu para Karang Taruna, Babinsa dan Bimaspol setempat, juga dibantu guru dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut.

Ia juga berharap, dengan adanya vaksinasi tahap pertama ini, bisa mempercepat belajar tatap muka seratus persen bisa kembali digelar.

“Iya saya berharap dengan adanya pemberian suntik vaksin ini, kedepannya sekolah sudah bisa menggelar pembelajaran tatap muka seratus persen, tidak lagi hanya lima puluh persen. Karna, pasti sangat berbeda pelajaran yang ditangkap oleh siswa secara langsung dengan daring” ungkapnya.

(Asp)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolsek Bansel Ipda Hendrawan, SH bersama Kapus Kami Seivi Lembasada, Bagikan Masker Gratis di Pasar Watatu
Pemkab Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan bagi Pasien Lintas Daerah
Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana
Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1
UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri
Literasi Toba Tak Cukup Berhenti di Lomba Video, Perpustakaan Didorong Jadi Ruang Publik
IGTKI-PGRI Humbahas Kembali Aktif, Pengurus Periode 2026–2031 Dilantik
Lima SD Negeri di Kecamatan Paranginan Belum Pernah Menerima MBG
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Kapolsek Bansel Ipda Hendrawan, SH bersama Kapus Kami Seivi Lembasada, Bagikan Masker Gratis di Pasar Watatu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Pemkab Bekasi Pastikan Layanan Kesehatan bagi Pasien Lintas Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Pemkab Tapteng Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis Untuk Siswa Terdampak Bencana

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Festival HUT ke-27 Kabupaten Tebo, Marching Band Simfony Sekawanesa MIN 4 Tebo Raih Juara 1

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:41 WIB

UNPAR Buka Kampus Cabang di Kota Bogor, Hadirkan Program Studi Arsitektur dan Teknologi Industri

Berita Terbaru