BANTEN || SANGKAKALA 7 –
Mimbar Agama Islam :
وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ
*Orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam surga berombong-rombongan (zumaro). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya : “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”. * (QS. Az-Zumar : 73)
Setelah penduduk surga nanti menjalani persidangan, mereka setelah itu akan melanjutkan perjalanan menuju surga.
Mereka berjalan bersama-sama. Namun setiap orang akan bergabung dengan rombongan orang yang sejenis amal kebaikannya. Seperti orang-orang berilmu akan bersama orang berilmu, yang ahli dalam jihad akan bersama dengan mereka yang ahli jihad, ahli sedekah berjalan bersama ahli sedekah dst.
Penduduk surga nanti akan terbagi menjadi rombongan-rombongan, sesuai amal mereka. Dan mereka juga akan masuk ke surga melalui pintu-pintu surga, sesuai amal mereka.
Imam Ibnu Katsir menerangkan makna Zumaro,
جماعة بعد جماعة، المقربون، ثم الأبرار، ثم الذين يلونهم، ثم الذين يلونهم، كل طائفة مع من يناسبهم، الأنبياء والصديقون مع أشكالهم…
Berombong-rombongan. Para Muqorrobun (orang-orang yang dekat kepada Allah) kemudian Abror (orang-orang yang baik) kemudian rombongan berikutnya. Masing-masing masuk dalam rombongan yang sejenis amalannya. Para Nabi para Sidiqun akan Bersama yang sejenis mereka…
Penduduk surga adalah para tamu Allah yang sangat spesial.
Allah ta’ala mengabarkan bahwa penduduk surga adalah tamuNya yang istimewa,
يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا
*(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu yang terhormat*. (QS. Maryam : 85)
Nu’man bin Sa’id bercerita, “Kami pernah duduk mengobrol Bersama Ali radhiyallahu’anhu, lalu beliau membaca ayat ini,
يَوْمَ نَحْشُرُ الْمُتَّقِينَ إِلَى الرَّحْمَـٰنِ وَفْدًا
*(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai tamu yang terhormat*. (QS. Maryam : 85)
Menuju surga, mereka sangat menikmati perjalanan. Mereka dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan menyejukkan, yang akan membuat mereka makin rindu dengan surga. Diantaranya, aroma surga yang semerbak wangi, tercium dari kejauhan.
Nabi shallallahualaihi wa sallam menceritakan,
وإن ريحها توجد من مسيرة أربعين عاماً
*Sungguh aroma surga itu dapat tercium mulai dari perjalanan empat puluh tahun.* (HR. Bukhori)
Bahkan dalam hadis yang lain dijelaskan,
وريحها يوجد من مسيرة سبعين عاماً
*Aroma surga dapat tercium sejak perjalanan tujuh puluh tahun*. (HR. Nasa-i)
Semoga kita semua menjadi bagian dari tamu nya Allah yg akan memasuki Surga Nya.
(Majid)








