JAKARTA || SANGKAKALA 7 –
Mimbar Agama Buddha :
Gemerlapannya barang, benda duniawi, kadang sangat menggoda mata dan keinginan…
Bahkan banyak sekali orang sampai lupa makan, lupa istirahat, lupa jaga kesehatan, hanya untuk mencari kegemerlapannya harta kekayaan duniawi.
Sampai-sampai ada yang kehilangan iman, kehilangan moral, kehilangan kepribadian dan bahkan kehilangan perikemanusiaannya.
Harus ingat . . . ! ! !
Semua barang eksternal tidaklah kekal, hanya bisa dinikmati dalam waktu singkat saja.
Dan semua itu bisa hilang, diambil, dicuri orang, bahkan sering hanyut terbawa oleh bencana alam.
Berbeda dengan kekayaan internal yang dapat menjadikan orang bermoral, berpribadi baik dan hidup utuh sebagaimana seorang manusia…
Kekayaan internal juga bisa mengantar seseorang ke dalam kehidupan yang baik, yang damai, tenang, tenteram, bahkan mengantar sampai ke Alam Bahagia.
Orang pintar arif selalu mencari kekayaan eksternal juga selalu menjaga kekayaan internal…
Mereka yang telah memiliki Prajna, adalah mereka yang telah bebas dan mengerti makna kekayaan eksternal dan makna kekayaan internal.
Salam Memilih Jalur Kebahagiaan Sejati.
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.
SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI.
(Redaksi)








