BANTEN || SANGKAKALA7.tv –
Mimbar Agama Islam :
فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ
*Adapun orang-orang yang sengsara, maka (tempatnya) di dalam neraka. Di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih).*
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ
*Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Rabb-mu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki.*
وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۖ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ
*Adapun orang-orang yang bahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki (yang lain), sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.*”
[Hud/11 : 106-108]
Faedah :
1. Allâh telah tetapkan di dalam taqdîr-Nya, siapa saja yang akan menjadi orang-orang yang bahagia di surga dan siapa saja yang akan menjadi orang-orang sengsara di neraka. Tetapi kita tetap disuruh untuk terus beramal shalih.
2. Penghuni neraka akan mengeluarkan suara zafîr dan syahîq, yaitu suara yang keluar dari orang yang sangat sedih karena mendapatkan azab di neraka, sehingga mengeluarkan suara yang khusus ketika dia menarik dan mengeluarkan napasnya.
3. Orang sengsara yang dikecualikan oleh Allâh Azza wa Jalla untuk tidak kekal di neraka adalah pelaku maksiat yang beriman kepada Allâh Azza wa Jalla . Pada akhirnya dia juga akan masuk surga.
4. Kebahagiaan sesungguhnya adalah ketika kita sudah masuk ke dalam surga Allâh Azza wa Jalla .
5. Kenikmatan yang Allâh Azza wa Jalla berikan kepada ahli surga tidak akan pernah terputus.
Mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan Allâh Azza wa Jalla mentakdirkan kita untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang bahagia di dunia maupun di akhirat. Amin.
(Mjd)








